Di Aceh Tengah, Bimtek Guru Kuras Dana BOS 197 Juta?

Bimtek guru di Aceh Tengah
Para guru di Aceh Tengah foto bersama di sela-sela mengikuti Bimtek. Foto: Istimewa

Takengon – Ratusan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Tengah baru-baru ini telah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) ‘Deep Learning: Pendalaman dan Implementasinya di Kelas’.

Bimtek itu digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat melalui Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Manajemen Pemerintah (LP3MP) di Hotel Gran Bayu Hill Takengon.

Kegiatan pelatihan yang diikuti 104 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 209 guru itu tidaklah gratis. Peserta diwajibkan membayar Rp1,9 juta per dua orang guru.

Jika diakumulasikan anggaran pelatihan “titipan” dinas itu mencapai Rp197,6 juta. Belum lagi pembelian buku sebesar Rp1,5 juta.

Para kepala sekolah di daerah ini yang telah mengirimkan dua orang guru untuk mengikuti kegiatan itu, terpaksa harus mengambil dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sejumlah kepala sekolah (kepsek) di daerah ini mengeluh dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Mereka mempertanyakan apakah anggaran untuk pelatihan ini seharusnya ditanggung oleh sekolah atau ada sumber pendanaan lain dari pemerintah.

“Ya, sebenarnya kami (kepala sekolah dan guru) merasa keberatan dengan biaya sebegitu besar. Walaupun anggaran itu kita ambil melalui dana BOS,” keluh salah seorang kepsek yang tidak ingin disebut namanya kepada Line1.News, Senin, 3 Maret 2025.

Saat dikonfirmasi Line1.News melalui telepon seluler, soal pelatihan guru yang menggunakan dana BOS itu, Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah, Ruhdi, menjawab, “Maaf saya sedang rapat”. Dia pun langsung mematikan ponselnya.[]

Reporter: Roni

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy