Nol Pelamar Dewas! Seleksi Bos PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe Disetop Setelah 4 Kali Diperpanjang?

Saifuddin Terpilih Jadi Direktur PDAM Ie Beusare Rata Kota Lhokseumawe
Kantor PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe. Foto: Dokumen Puja TV

Lhokseumawe, Line1.News – Upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mencari nakhoda definitif bagi PDAM Ie Beusaree Rata berakhir antiklimaks. Meski Panitia Seleksi (Pansel) telah melonggarkan waktu hingga empat kali perpanjangan, kursi Dewan Pengawas (Dewas) justru nihil peminat, sementara posisi Direktur sepi pelamar.

Kondisi ini tampaknya memaksa Pansel yang diketuai Sekda Lhokseumawe, A. Haris, mengambil langkah drastis: menghentikan seluruh proses seleksi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kepastian tersebut terungkap setelah Line1.News mengonfirmasi Kabag Perekonomian dan SDA Setda Lhokseumawe, Ricco Andrian, Selasa, 28 April 2026. Ia menyebut hingga batas akhir pendaftaran pada 13 April lalu, jumlah peserta tidak kunjung memenuhi syarat minimal sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 37 Tahun 2018.

“Hingga tangal 13 April 2026, jumlah peserta masih belum memenuhi Permendagri. Untuk calon Direktur baru 3 orang yang mendaftar, untuk calon Dewas belum ada seorang pun [pendaftar],” ungkap Ricco melalui pesan singkat.

Enam Kali Pengumuman “Tanpa Hasil”

Penelusuran Line1.News, perjalanan seleksi ini sebenarnya cukup panjang. Sejak pengumuman pertama pada 26 Januari 2026, Pansel tercatat telah mengeluarkan enam kali pengumuman, termasuk empat kali masa perpanjangan pendaftaran.

Baca juga: Pemko Lhokseumawe Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Direktur dan Dewas PDAM Ie Beusaree Rata

Bahkan, Pansel sempat menjeda proses seleksi demi menghormati Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan harapan minat masyarakat dan ASN meningkat setelah lebaran. Namun nyatanya, hingga pintu pendaftaran ditutup, kursi Dewas periode 2026-2030 tetap “melongpong” tanpa pelamar tunggal pun.

“Keputusan sementara tidak kita perpanjang lagi, karena telah mengalami 4 kali perpanjangan,” tegas Ricco saat ditanya apakah Pansel akan mengumumkan kembali perpanjangan jadwal seleksi.

Ricco menyebut tahapan seleksi administrasi untuk tiga pendaftar calon Direktur juga tidak dilanjutkan oleh Pansel. “Tidak kami lanjutkan ke tahap seleksi selanjutnya. Artinya pendaftaran serta penyeleksian calon Direktur dan Dewas ditutup hingga waktu yang belum ditentukan,” ungkapnya.

Menanti Nasib di Tangan Wali Kota

“Kegagalan” seleksi ini memicu tanda tanya besar mengenai siapa yang akan mengelola perusahaan air minum daerah tersebut dalam waktu dekat. Pasalnya, Ricco Andrian yang selama ini merangkap sebagai Plt. Direktur usai pencopotan pejabat lama pada 1 November 2025, akan segera mengakhiri masa tugasnya.

Baca juga: Wali Kota Sayuti Copot Direktur PDAM Ie Beusaree Rata

Menurut Ricco, sesuai penunjukan oleh Wali Kota, masa tugasnya sebagai Plt. Direktur PDAM selama 6 bulan. “Insya Allah, hari Jumat ini [1 Mei 2026] masa tugas saya di PDAM berakhir,” pungkasnya.

Kini, bola panas kepemimpinan PDAM Ie Beusaree Rata kembali ke meja Wali Kota Lhokseumawe. Tanpa direktur definitif dan tanpa dewan pengawas, publik menanti apakah Wali Kota akan kembali menunjuk Plt baru atau ada langkah darurat lainnya untuk “menyelamatkan” manajemen perusahaan pelat merah tersebut?[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy