Dugaan Korupsi KEK Arun

Penyidik Kejari Lhokseumawe Telah Periksa 18 Pejabat BUMN

Kantor PT PATNA, Badan Pengelola KEK Arun Dokumen Kejari Lhokseumawe (4)
Kantor PT Patna, Badan Pengelola KEK Arun Lhokseumawe. Foto: Dokumen Kejari Lhokseumawe

Lhokseumawe – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe terus mendalami dugaan korupsi dalam pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun.

Hingga Senin, 30 Juni 2025, tim penyidik Kejari Lhokseumawe telah memanggil 27 pejabat dari BUMN yang terlibat di KEK Arun.

“Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan penyimpangan aset dan pengelolaan kawasan strategis nasional tersebut,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Lhokseumawe Therry Gutama kepada Line1.News, Senin, 30 Juni 2025.

Dari 27 orang tersebut, kata Therry Gutama, 18 orang di antaranya telah diperiksa penyidik secara tertutup. Sedangkan sisanya tidak memenuhi panggilan dan akan dijadwalkan pemeriksaan ulang.

Baca juga: Irwandi Yusuf Mangkir dari Pemeriksaan, Kejari Lhokseumawe: Kita Panggil Ulang

Salah satu yang tidak memenuhi panggilan penyidik adalah eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Sesuai jadwal, Irwandi seharusnya diperiksa pada Kamis, 26 Juni 2025.

Karena Irwandi tidak hadir, penyidik akan memanggil ulang Gubernur Aceh ke-16 dan ke-18 itu pada Rabu, 2 Juli 2025.

Adapun Marwadi Yusuf, adik Irwandi, datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Kepada Marwadi, penyidik melontarkan 12 pertanyaan.

Baca juga: Giliran Dua Direktur PT Patna Diperiksa Kejari Lhokseumawe

Irwandi menjabat Ketua Dewan KEK Arun saat ia mengampu jabatan Gubernur Aceh. Sedangkan Marwadi disebut-sebut sebagai Wakil Direktur Utama saat Birman Prabowo menjabat Direktur Utama PT Patna.

Penyidik mendalami peran tiap pihak dalam pengelolaan aset dan proyek di bawah konsorsium KEK Arun. Dugaan kerugian negara belum dirinci, namun Therry memastikan proses itu akan dilakukan secara objektif dan profesional.

Baca juga: Jadi Tersangka KPK, Eks Direktur Gas Pertamina Mangkir dari Pemeriksaan Kejari Lhokseumawe

Berikut daftar inisial 27 pejabat yang telah diperiksa dan belum hadir (reskedul):

18 pejabat yang telah diperiksa (hadir)

1 M sebagai Komisaris PT Patriot Nusantara Aceh (Patna) pada Selasa, 10 Juni 2025.
2. AR sebagai GM Operasional PT Patna pada Selasa, 10 Juni 2025.
3. YS sebagai Finance & General Support Director PT Perta Arun Gas (PAG) pada Rabu, 11 Juni 2025.
4. AM sebagai Technical & Operation Director PT PAG pada Rabu, 11 Juni 2025.
5. JK sebagai Direktur Operasi & Produksi Pelaksana Tugas dan Direktur Keuangan & Manajemen Resiko PT Pupuk Iskandar Muda pada Jumat, 27 Juni 2025.
6. RI sebagai Environtment Zona 1 PT Pertamina Hulu Energi (PHE) pada Selasa, 17 Juni 2025.
7. AB sebagai Asisten Manajer RAM di PHE NSO dan Pejabat Sementara Field Manajer di PHE NSO pada Selasa, 17 Juni 2025.
8. FS sebagai Direktur PT Pembangunan Aceh (Pema) tahun 2024-2025 pada Rabu, 18 Juni 2025.
9. ZZ sebagai Komisaris Utama PT Pema pada Rabu, 18 Juni 2025.
10. MN sebagai Deputy Branch Manager Pendukung Operasi pada Kamis, 19 Juni 2025.
11. SF sebagai Manajer Pembinaan Anak Usaha/Afiliasi PT Pelindo pada Jumat, 20 Juni 2025.
12. JH sebagai Branch Manajer PT Pelindo Branch Lhokseumawe pada Senin, 23 Juni 2025.
13. MSH sebagai Kasi Pelayanan Bea Cukai pada Senin, 23 Juni 2025.
14. M sebagai Direktur Utama PDPA (Pema) pada Senin, 23 Juni 2025.
15. BP sebagai Direktur Utama PT Patna tahun 2018 pada Selasa, 24 Juni 2025.
16. ME sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi PT Patna pada Rabu, 25 Juni 2025
17. MY sebagai eks Wakil Direktur Utama PT Patna periode 2017-2018 pada Kamis, 26 Juni 2025.
18. IL sebagai eks Manager Finance Operational PT PAG pada Senin, 30 Juni 2025.

9 Pejabat yang tidak hadir (reskedul)

1. KI sebagai Direktur PT Patna.
2. B sebagai Deputy Branch Manager Operasi dan Teknik PT Pelindo.
3. YA sebagai Direktur Gas PT Pertamina (Pihak Pertama).
4. AF sebagai Direktur Utama PT PIM (Pihak Kedua), reskedul pada Rabu, 2 Juli 2025.
5. IAS sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Pelindo.
6. ZS sebagai Plt Direktur Utama PT Pema periode 2019-2022 (tidak ada keterangan).
7. IY sebagai eks Gubernur Aceh, reskedul pada Rabu, 2 Juli 2025.
8. IH sebagai sebagai eks Manager Finance Operational PT PAG, belum ada keterangan berdasarkan surat pemanggilan pada Senin, 30 Juni 2025.
9. RRN sebagai eks Manager Finance Operational PT PAG, belum ada keterangan berdasarkan surat pemanggilan pada Senin, 30 Juni 2025.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy