BNPB Koreksi Data Bencana Sumatra, Jumlah Korban Meninggal Dunia Jadi 985 Orang

Dashboard BNPB
Dashboard BNPB per Jumat, 12 Desember 2025. Foto: Tangkapan Layar

Lhokseumawe – BNPB kembali mengoreksi data korban banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra: Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Setelah kemarin memampangkan akumulasi korban meninggal dunia mencapai 990 orang, hari ini Dashboard BNPB menyebut jumlahnya 985 jiwa. Sedangkan korban hilang bertambah menjadi 226 jiwa (per Kamis malam 222 jiwa), dan terluka 5,4 ribu jiwa.

Dari jumlah korban meninggal, di Kabupaten Agam, Sumbar, bertambah dari 183 menjadi 184 jiwa. Di Aceh Utara dari 158 berkurang menjadi 150 jiwa. Sedangkan Tapanuli Tengah tetap 111 jiwa.

Di Agam 57 jiwa masih dinyatakan hilang dan Aceh Utara 8 jiwa (per Kamis malam 11 jiwa), dan Tapanuli Tengah tidak diketahui.

Dashboard Bencana Sumatra 2025 BNPB juga memiliki opsi untuk melihat dampak bencana di tiga provinsi dan 58 kabupaten kota terdampak.

Baca juga: Hampir Seribu Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor Sumatra

Namun, fitur tersebut tampaknya tidak sinkron. Jika seluruh kabupaten kota dicentang atau dipilih sekaligus, korban meninggal dunia 838 jiwa, hilang 161 jiwa, dan terluka 4,8 ribu jiwa, berdasarkan update data dilihat hingga pukul 17.57 waktu Aceh.

Sementara jika menilik atau mencetang per provinsi, di Aceh tercatat 401 jiwa meninggal dunia, 36 orang hilang, dan 4,3 ribu terluka. Di Sumut 343 jiwa meninggal dunia, 97 hilang, dan 699 terluka. Sedangkan di Sumbar, 241 jiwa meninggal dunia, 93 hilang, dan 382 terluka.

Perubahan angka juga terlihat pada jumlah kerusakan jembatan. Kemarin, data akumulasi memperlihatkan jembatan rusak 498. Sedangkan sore ini berkurang menjadi 145 jembatan.

Angka kerusakan lainnya masih sama 1,2 ribu fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, 581 fasilitas pendidikan, 434 rumah ibadah, dan 290 gedung/kantor.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy