Lhokseumawe – Pemko Lhokseumawe belum menenderkan proyek-proyek tahun anggaran 2026 yang metode pemilihan penyedianya harus lewat tender.
Proyek-proyek pekerjaan konstruksi tersebut pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR); Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK); dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop-UKM).
Sebagian besar proyek fisik itu bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).
Baca juga: Pemko Lhokseumawe Anggarkan Dana Otsus 2026 untuk Program Apa Saja? Ini Datanya
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Unit Layanan Pengadaan) pada Sekretariat Daerah Lhokseumawe, Tri Haryadi, belum merespons pertanyaan dikirim Line1.News via pesan WhatsApp, Jumat, 13 Maret 2026. Mengapa sampai sekarang belum ada satupun paket pekerjaan/kegiatan TA 2026 yang mulai ditender? Apakah karena pihak OPD atau dinas terkait belum menyerahkan dokumen tender paket tersebut kepada ULP?
Baca juga: Mantan Jadi Plt Kabag ULP Lhokseumawe, Ini Kata Sekda Soal Proyek Belum Ditender
Tri juga belum merespons, apakah sudah dilakukan pemilihan penyedia untuk paket pada Setda Lhokseumawe: Belanja Pengadaan Kebutuhan Logistik Darurat Pascabanjir Kota Lhokseumawe Bantuan Pemerintah DKI Jakarta, total pagu Rp500 juta?
Paket pengadaan barang tersebut metode pemilihan penyedia via e-Purchasing. Pada keterangan paket itu dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Setda Lhokseumawe, tertulis jadwal pemilihan penyedia: Februari 2026. Adapun saat ini sudah pertengahan Maret 2026.
Baca juga: Apa Kabar Pengadaan Logistik Pascabanjir Lhokseumawe Bantuan Pemprov DKI Jakarta Rp500 Juta?
Berikut proyek-proyek fisik tahun anggaran 2026 dengan metode pemilihan penyedia melalui tender, dikutip Line1.News dari Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas PUPR, Dinas PK, dan Disperindagkop-UKM Lhokseumawe pada Jumat, 13 Maret 2026:
Dinas PUPR: 16 paket pekerjaan konstruksi;
— Penataan Pedestrian Jalan Merdeka total pagu Rp4.920.040.000;
— Peningkatan Jalan Pase Rp4.013.370.000;
— Penuntasan Gedung Kesenian Kota Lhokseumawe beserta Pagar Rp2.374.930.921;
— Peningkatan Jalan Cot Trieng – Paloh Punti Rp1.797.440.000;
— Lanjutan Pembangunan Jalan Blang Crum Kec. Muara Dua Rp981.590.000;
— Peningkatan Jalan Meunasah Blang Rp981.590.000;
— Peningkatan Jalan Gp. Blang Pulo Rp981.590.000;
— Peningkatan Jalan Diponegoro Rp981.590.000;
— Pemeliharaan Jalan Kecamatan Banda Sakti Rp757.508.800;
— Lanjutan Peningkatan Jalan Alue Lim – Sp. Kramat Rp748.550.880;
— Pembangunan Mesjid An-Nahdhah Gp. Paloh Punti Rp692.050.000;
— Pengaspalan Jalan Lhok Beuramoe Gp. Jeulikat Rp687.110.000;
— Peningkatan Jalan Cut Mamplam Rp490.790.000;
— Peningkatan Jalan Mns. Manyang Rp490.790.000;
— Lanjutan Pengaspalan Jalan Blang Malo Rp489.590.000;
— Pembangunan Masjid Darul Atiq Gp. Jeulikat Rp489.590.000.
Baca juga: Potret Dana Otsus Lhokseumawe 2026, DEMA UIN Suna: Infrastruktur ‘Kenyang’, Rakyat ‘Puasa’
Dinas PK: 2 paket pekerjaan konstruksi;
— Pembangunan Ruang Kelas SDN 3 Muara Satu Kontruksi 2 Lantai Rp1.517.062.500;
— Rehabilitasi Berat Ruang Kelas SDN 1 Banda Sakti Kontruksi 2 Lantai Rp1.126.481.275.
Disperindagkop-UKM: 2 paket pekerjaan konstruksi (tender) dan 1 paket jasa konsultansi (seleksi);
— Rehabilitasi Pasar TPI Pusong Rp1.129.274.300;
— Rehabilitasi Terminal Mon Geudong Kota Lhokseumawe Rp458 juta. Uraian pekerjaan: gedung pertokoan/koperasi/pasar permanen, spesifikasi pekerjaan: gedung sederhana;
— Belanja Fs, DED dan RAB [Perencanaan Bangunan] Pasar Sayur Kota Lhokseumawe Rp225 juta.
Metode Pemilihan Penyedia: E-Purchasing
Ada pula sejumlah paket pengadaan barang dengan metode pemilihan melalui e-Purchasing di sejumlah OPD Lhokseumawe yang nilai pagunya tergolong besar.
E-Purchasing merupakan tata cara pembelian barang atau jasa melalui sistem e-Katalog yang diselenggarakan dan dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). E-Purchasing dan e-Katalog menjadi bagian dari pengadaan secara elektronik atau e-Procurement.
Berikut paket tersebut:
Dinas Perhubungan:
Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Jalan Rp 1.084.941.750.
Dinas Lingkungan Hidup:
Belanja Modal Alat Besar Darat Lainnya Rp803,5 juta. Uraian pekerjaan: truck arm roll bin container, spesifikasi pekerjaan: terbuka kap.6M3-NMR HD 6.5.
Sekretariat DPRK:
Belanja Sewa Kendaraan Bermotor Penumpang Rp720 juta. Spesifikasi pekerjaan: roda 4 minibus maksimal 6 penumpang.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy