Jelang Mudik Lebaran, Sopir Bus Tes Urine di Terminal Batoh Banda Aceh

BNN tes urine sopir
BNNP Aceh lakukan tes urine bagi sopir bus di Terminal Batoh, Banda Aceh, Sabtu, 14 Maret 2026. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Puluhan sopir bus angkutan mudik lebaran 2026 mengikuti tes urine di Depo Transkutaraja, Terminal Tipe A, Batoh, Banda Aceh, Sabtu, 14 Maret 2026. Hal ini untuk mendukung program mudik gratis Pemerintah Aceh.

“Pelaksanaan tes urine ini berkolaborasi dengan BNNP Aceh, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Aceh, dan Dokkes Polda Aceh,” kata Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Agus Andria.

Baca juga: Ribuan Warga Antusias Daftar Mudik Gratis Pemerintah Aceh

Selain tes urine, para sopir juga menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, malaria, hingga alkohol, dan lainnya.

“Kita berpartisipasi dalam rangka mudik gratis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh 2026. Ini adalah kegiatan reguler yang kita laksanakan setiap tahunnya,” kata Andri.

Agus menjelaskan total 50 sopir angkutan lebaran akan melaksanakan tes urine pada hari ini. Mereka adalah sopir bus dan angkutan umum hiace trayek antarkota dan provinsi.

[Koordinator Bidang P2M BNNP Aceh, Agus Andria. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News]

Agus mengatakan tes urine dilakukan dengan menggunakan alat rapid test. Adapun enam parameter yang dilihat dari alat tersebut bisa terdeteksi penggunaan barang terlarang.

“Dari alat rapid test itu kita akan bisa mendeteksi, ada yang menggunakan ganja, sabu, ekstasi, kokain, dan juga konsumsi obat-obatan. Kalau nanti kita lihat garis dua berarti itu dia negatif,” jelasnya.

BNN Aceh juga sudah menyiapkan skema bila sopir terdeteksi menggunakan narkotika dalam tes urine. Salah satunya dengan melakukan assessment terhadap sopir tersebut.

“Kalau memang ada yang positif hari ini, akan kita lakukan assessment. Kalau memang dia harus direhab rawat jalan maka akan kita lakukan rawat jalan. Tapi, kalau sudah parah sekali kita rujuk ke rawat inap,” kata Agus.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy