Aceh Utara Punya 2 Regulasi untuk Berantas Narkoba

Penjabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar dan irektur Pemberdayaan Alternatif BNN Pusat Brigjen Polisi Edi Swasono. Foto: Humas Aceh Utara
Penjabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar dan irektur Pemberdayaan Alternatif BNN Pusat Brigjen Polisi Edi Swasono. Foto: Humas Aceh Utara

Lhoksukon – Penjabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar menyebutkan Pemerintah Aceh Utara telah menetapkan dua regulasi terkait pemberantasan narkoba. Pertama, Qanun Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pencegahan, Penanggulangan, Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika Berbahaya Lainnya.

“Kedua, Keputusan Bupati Aceh Utara Nomor 330/279/2023 Tentang Pembentukan Tim Dan Sekretariat Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Dan Prekursor Narkotika,” ujarnya saat Bimbingan Teknis Stakeholder pada Kawasan Tanaman Terlarang di Aceh Utara yang berlangsung di Hotel Diana, Lhokseumawe, Kamis dikutip Jumat, 14 Juni 2024.

Meski demikian, kata Mahyuzar, pemberantasan narkoba menjadi kewajiban seluruh lapisan masyarakat. Caranya, melakukan sejumlah tindakan untuk menghindari kontak dengan narkoba. Antara lain, kata Mahyuzar, meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, melalui pendidikan dan pengamalan agama, baik di dalam keluarga, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

“Banyak melakukan kegiatan positif, sehingga akan mengurangi kesempatan terpengaruh oleh narkoba. Memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan melaporkan kepada pihak yang berwajib, jika di sekitar lingkungan kita ada indikasi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, perlu dilakukan sosialisasi Undang-Undang Narkotika dan Psikotropika, serta peraturan lain yang sejenis. Kemudian penyuluhan-penyuluhan mengenai bahaya narkoba, baik dari sisi medis, maupun sosial kemasyarakatan, serta membawa pecandu ke pusat-pusat rehabilitasi.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Utara siap membantu, mendukung dan memfasilitasi setiap upaya pencegahan narkoba. Mari kita dorong terciptanya masyarakat Aceh Utara yang bersih dan bebas dari jeratan Narkoba.”

Bimbingan teknis tersebut dihadiri Direktur Pemberdayaan Alternatif BNN Pusat Brigjen Polisi Edi Swasono, Kepala BNN Lhokseumawe AKBP Werdhaya Susetyo, dan para kepala dinas terkait.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy