Pasca-Kasus Dugaan Penganiayaan, Pemko Banda Aceh Evaluasi Ketat Daycare

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah
Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh, Line1.News – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh akan memperketat pengawasan standar operasional prosedur (SOP) seluruh daycare, termasuk mempertimbangkan penerapan tes psikologi bagi para pengasuh.

“SOP dari seluruh daycare di Kota Banda Aceh kita akan perketat. Malah kami akan melibatkan berbagai pihak untuk tes psikotes dan lain-lain,” kata Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, Rabu, 29 April 2026.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Tutup Permanen Daycare Baby Preneur Terkait Dugaan Penganiayaan Balita

Afdhal mengingatkan pengelola Tempat Penitipan Anak (TPA) yang belum mengantongi izin agar segera mengurus perizinan. Pemerintah kota dalam waktu dekat akan mengeluarkan surat edaran sebagai bentuk penegasan.

“Kami sudah mendata, ada beberapa daycare yang sudah memiliki izin. Tapi, ada banyak juga yang belum mendapatkan izin dari pemerintah kota,” jelasnya.

Menurutnya, kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Yayasan Baby Preneur Daycare menimbulkan keresahan serta kecaman dari masyarakat Kota Banda Aceh.

“Informasi yang kami dapat, korban yang dilaporkan itu masih satu orang,” kata Afdhal.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy