Zulfadli, Saifuddin, dan Salihin Pimpin DPRA 2024-2029

titel 21
Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Suharjono mengambil sumpah Pimpinan DPRA Definitif Masa Jabatan 2024-2029 di Gedung Utama DPRA. Jum’at, 25 Oktober 2024 pukul 16.00 WIB. Foto: Humas DPRA

Banda Aceh – Zulfadli dari Partai Aceh, Saifuddin Muhammad dari Partai NasDem, dan Salihin dari Partai Kebangkitan Bangsa, resmi menjadi pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) definitif masa jabatan 2024-2029. Pengambilan sumpah ketiganya berlangsung dalam rapat paripurna di Gedung Utama DPRA, Jumat sore, 25 Oktober 2024, pukul 16.00 waktu Aceh.

Zulfadli diambil sumpah sebagai Ketua DPRA, sedangkan Saifuddin dan Salihin sebagai wakil ketua. Pengambilan sumpah disaksikan Rohaniawan Khairuddin, dan dipandu Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, Suharjono.

Setelah diambil sumpah, Zulfadli berharap Pilkada bisa berjalan damai, jujur, adil dan penuh suka cita. “Kepada Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri agar dapat menjaga netralitasnya sesuai dengan Amanah Konstitusi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Penjabat Gubernur Aceh Safrizal ZA yang disebut sukses membangun komunikasi dengan legislatif selama memimpin Aceh. “Serta mampu menyukseskan sejumlah agenda besar di Bumi Serambi Mekah.”

Menanggapi hal tersebut, Safrizal dalam sambutannya menekankan pentingnya kebersamaan dan selalu memegang teguh prinsip musyawarah dalam setiap mengambil kebijakan.

“Selamat kepada Saudara Zulfadli yang mengemban amanah sebagai Ketua DPRA, serta saudara Saifuddin Muhammad, dan Saudara Salihin yang bertugas sebagai Wakil Ketua DPRA. Kami berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada saudara-saudara dalam menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.”

Turut hadir di paripurna itu, Wali Nanggroe Aceh, Anggota DPRA, dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna Pelantikan Anggota DPRA pada 30 September lalu, Zulfadli dan Saifuddin telah diberikan amanah untuk menjadi pimpinan sementara DPRA.

Selanjutnya, pada 4 Oktober 2024 dalam rapat paripurna ditetapkan tiga calon pimpinan definitif untuk diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Penjabat Gubernur Aceh untuk diresmikan pengangkatannya. Dari usulan itu, pada 23 Oktober Mendagri kemudian mengeluarkan keputusan peresmian pengangkatan dan menetapkan ketiganya sebagai pimpinan DPRA.

Di DPRA periode sebelumnya, Zulfadli juga menjabat sebagai Ketua DPRA sejak 19 Oktober 2023 menggantikan Saiful Bahri atau Pon Yaya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy