Tim BRIN di Padang Berhasil Rekam Penampakan GBT

Penampakan GBT yang direkam Tim BRIN di Sumatra Barat2
Penampakan GBT yang direkam Tim BRIN di Sumatra Barat. Foto: BRIN

Padang – Walaupun terkendala cuaca, tim pengamatan Gerhana Bulan Total (GBT) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Stasiun Bumi dan Observasi Agam, Kotobatang, Sumatra Barat, berhasil merekam fenomena alam tersebut.

“Pengamatan GBT di Stasiun Bumi dan Observasi Agam mengalami sedikit tantangan akibat kondisi cuaca, karena GBT sempat terhalang oleh awan tebal. Meskipun demikian, tim tetap berupaya mengumpulkan data dan melaksanakan pengamatan,” ujar Ridho Pratama, Perekayasa Ahli Pertama di Stasiun Kototabang, Selasa, 9 September 2025, dilansir dari Laman BRIN.

Tim yang terdiri dari para peneliti dan perekayasa BRIN Agam melakukan pengamatan pada 7–8 September 2025.

“Cuaca yang tidak mendukung membuat pengamatan GBT menjadi lebih sulit. Tebalnya awan menghalangi pandangan teleskop dan kamera, sehingga tim pengamat harus bekerja keras untuk mendapatkan data yang akurat,” ungkap Ridho.

Namun, kata dia, dengan menggunakan peralatan canggih dan teknik pengamatan yang tepat, tim berusaha mengumpulkan data sebanyak mungkin. Hasilnya, mereka memperoleh gambar penampakan GBT yang direkam menjelang pukul 01.00 dinihari, 8 September 2025.

“Hasil pengamatan menunjukkan meskipun cuaca tidak mendukung, tim pengamatan berhasil mengambil gambar pada pukul 00.52.40 WIB. Seperti yang ditampilkan pada gambar di atas.”

Hasil pengamatan itu, sebut BRIN, dapat dimanfaatkan untuk memahami fenomena GBT dan atmosfer bumi lebih lanjut. GBT merupakan fenomena alam yang terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan. Cahaya matahari yang seharusnya mengenai bulan terhalang oleh bumi.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy