Banda Aceh, Line1.News – Asrama Haji Kelas I Aceh bersolek total demi menyambut kedatangan 5.426 jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Tak main-main, para jemaah dari 14 kelompok terbang (kloter) ini akan menikmati fasilitas penginapan setara hotel bintang tiga selama masa karantina sebelum terbang ke Tanah Suci.
Kepala UPT Asrama Haji Kelas I Aceh, Irsyadi, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan total 187 kamar dengan kapasitas 500 tempat tidur. Fasilitas ini tersebar di beberapa titik, termasuk gedung baru yang megah, Grand Misfalah.
“Total ada 187 kamar yang tersebar di Madinatulhujjaj dan Muzdalifah sebanyak 100 kamar, Gedung A1 ada 37 kamar, serta gedung baru Grand Misfalah sebanyak 50 kamar. Standar layanannya kita setarakan dengan hotel berbintang,” ujar Irsyadi, Rabu, 22 April 2026.
Baca juga: Haji 2026: Tak Perlu Jalan Jauh, Jemaah Lansia Aceh Kini Bisa Makan di Dalam Gedung Asrama
Sentuhan Digital dan Layanan Ramah Lansia
Tahun ini, pelayanan haji di Aceh tampil lebih modern. Irsyadi menyebut adanya kombinasi layanan manual dan digital untuk mengatur akomodasi, posisi tas kabin, hingga penempatan kamar jemaah, khususnya bagi kategori lansia dan prioritas agar mendapatkan posisi yang paling nyaman dan aksesibel.
“Pemanfaatan teknologi ini untuk mengatur akomodasi jemaah, termasuk lansia dan prioritas, termasuk penempatan tas kabin dan juga kamar di asrama haji,” ujar Irsyadi.
Kartu ‘Nusuk’ Langsung Aktif di Aceh
Salah satu terobosan besar tahun ini adalah pengaktifan kartu Nusuk—identitas resmi jemaah untuk mengakses layanan di Arab Saudi—yang dilakukan langsung di asrama haji sebelum keberangkatan.
“Tahun ini ada yang baru dan beda. Untuk [kartu] nusuk dibagikan dan diaktifkan di asrama haji, tidak lagi diserahkan di Arab Saudi, sehingga jemaah sampai di Saudi sudah mendapatkan nusuk. Itu kebijakan baru Kementerian Haji. Nanti pihak maktab dari Arab Saudi akan datang langsung ke Asrama Haji Aceh,” jelasnya.
Edukasi ‘Terbang’ Bersama Garuda Indonesia
Bagi jemaah yang belum pernah naik pesawat, Asrama Haji Aceh menyediakan fasilitas mockup pesawat untuk simulasi. Jemaah akan diajarkan cara menggunakan sabuk pengaman, penggunaan toilet pesawat, hingga tata cara ibadah di penerbangan, dibimbing langsung oleh pramugari haji dari Garuda Indonesia.
Untuk mobilitas di dalam kompleks asrama, pihak pengelola juga menyiagakan mobil golf (buggy car) guna menjemput dan mengantar jemaah lansia.
“Alhamdulillah, kita telah matangkan persiapan agar jemaah dapat terlayani dengan baik. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para Tamu Allah,” pungkasnya.
Baca juga: Resmi! Inilah Jadwal Keberangkatan 5.426 Jemaah Haji Aceh Tahun 2026
Jemaah haji Aceh sendiri akan terbagi dalam 14 kloter. Kloter pertama dijadwalkan masuk dalam gelombang pertama pemberangkatan, disusul kloter selanjutnya pada gelombang kedua.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy