Rapat Perdana, Ini Penegasan Wali Kota Sayuti kepada Para Pejabat Pemko Lhokseumawe

Rapat perdana Wali Kota Sayuti dan OPD
Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar didampingi wakilnya Husaini dan Sekda T Adnan rapat perdana dengan para kepala OPD di aula kantor wali kota, Selasa, 18 Februari 2025. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar didampingi Wakil Wali Kota Husaini, memimpin rapat perdana dengan para kepala OPD di aula kantor wali kota, Selasa, 18 Februari 2025, pagi.

Seperti diketahui, Sayuti Abubakar dan Husaini resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lhokseumawe periode 2025-2030 usai dilantik oleh Gubernur Aceh di ruang rapat paripurna DPRK, Senin sore (17/2).

Baca juga: Duit Lhokseumawe ‘Bacut Sagai’, Sayuti Tagih Janji Mualem Rp100 Miliar/Tahun

Mengawali tugasnya, Wali Kota Sayuti dan wakilnya Husaini mengumpulkan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Lhokseumawe dalam rapat yang dipandu Sekda T. Adnan.

Dalam rapat perdana itu, Sayuti mengungkapkan rasa malunya melihat kondisi Kota Lhokseumawe lantaran banyak sampah menumpuk di pinggir jalan dan sejumlah permasalahan lainnya. “Broh rata sagoe [sampah di mana-mana],” ungkapnya.

Sayuti menilai jika melihat kondisi di lapangan, Kota Lhokseumawe saat ini terkesan ‘tidak ada pemerintah’. Padahal, kata dia, para pejabat Pemko Lhokseumawe memiliki tanggung jawab kepada rakyat. “Tanggong jaweub ke rakyat, ureung bayeu gaji droe neuh,” ucapnya.

Dia menegaskan ke depan jangan ada lagi pemandangan yang tidak nyaman di Lhokseumawe akibat tumpukan sampah. “Bek na lee broh bak jalan dum,” tegas Sayuti.

Dalam rapat itu, Sayuti juga mengungkapkan bahwa dia mengetahui ada pejabat atau ASN Pemko Lhokseumawe diduga mendukung pasangan calon wali kota-wakil wali kota tertentu pada Pilkada 2024. Namun, Sayuti kini tidak akan mempermasalahkan lagi terhadap oknum yang tidak menaati asas netralitas ASN tersebut. “Kali ini saya maafkan,” tegasnya.

“Ketika saya terpilih sebagai Wali Kota Lhokseumawe, artinya saya milik seluruh warga Kota Lhokseumawe, bukan milik kelompok,” ujar Sayuti.

Sayuti lantas meminta semua kepala dinas atau OPD bekerja dengan penuh tanggung jawab sesuai tupoksi masing-masing.

Nyoe ureung droe mandum pimpinan. Ek neu seumike peu han, nyan lon lake phon,” kata Sayuti meminta komitmen semua kepala OPD untuk bekerja maksimal.

Sayuti ingin Lhokseumawe ke depan menjadi contoh model bagi daerah lain. Karena itu, dia mengingatkan para kepala OPD mulai sekarang mengubah pola hidup dan pola kerja.

Sayuti turut menyampaikan ia akan mengikuti retret di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, 21 hingga 28 Februari 2025.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy