Pulang Kampung, Pecco Raih Podium Pertama Sprint Race MotoGP Italia

Francesco "Pecco" Bagnaia
Francesco "Pecco" Bagnaia. Foto: roadracingworld.com/ducati

Toskana – Francesco “Pecco” Bagnaia dari tim Ducati tampil sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Italia yang digelar di Autodromo Internazionale del Mugello, Toskana, Sabtu, 1 Juni 2024.

Pekan lalu, Pecco tersungkur ke area kerikil di lap terakhir sprint race MotoGP Catalunya. Kali ini ia berhasil naik podium di kampung halamannya sendiri. Dan untuk pertama kalinya, Pecco menjadi pemenang sprint race MotoGP pada musim Kejuaraan Dunia 2024.

Kemenangan Pecco tak mudah karena Marc Marquez terus menguntit hingga lap-lap terakhir. Sang Baby Alien sangat getol mengincar kemenangan pertama di sprint race. Pebalap jebolan akademi VR 46 ini gagal menuntaskan tiga kali sprint race beruntun sebelumnya. Ia juga tidak meraih kemenangan pada balapan hari Sabtu tersebut selama 10 bulan terakhir.

Namun, Pecco berhasil menjaga jarak satu detik dengan Marquez hingga dua lap terakhir. Sang juara dunia pun berhasil melewati garis finish dengan menjaga waktu hingga 1,5 detik dari pebalap Gresini Racing tersebut.

Baca: Drama Brutal Sprint Race MotoGP Catalunya: Tiga Pembalap Tumbang, Espargaro Podium Pertama

Marquez sendiri mengamankan posisi kedua di sprint race untuk kali kelima dari enam balapan terakhir. Posisi ketiga menjadi milik rookie Pedro Acosta dari tim GasGas, yang mengulangi keberhasilannya di Catalunya pekan lalu.

“Luar biasa, saya menikmati setiap lapnya,” ujar Pecco yang membalap di depan fansnya sendiri di Sirkuit Mugello tersebut.

“Ini adalah finis Sprint pertama setelah empat GP dan untuk bisa menorehkan kemenangan lagi di depan para fans ini sangat luar biasa. Saya cinta mereka,” tambah pebalap kelahiran Turin tersebut.

Sementara Miguel Oliveira dan Fabio Quartararo mengalami kecelakaan besar pada tikungan 10 yang membuat keduanya harus menyudahi balapan dengan lebih cepat.

Pebalap pemuncak klasemen Kejuaraan Dunia, Jorge Martin, mengalami low side crash pada tikungan 1 dengan hanya dua lap tersisa. Ini kali pertama Martin gagal mendulang poin di sprint race sejak format ini pertama diperkenalkan musim lalu. Martin telah memenangi 12 sprint race dan tak pernah finish lebih rendah dari peringkat kedelapan.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy