Jantho, Line1.News – Gelombang antusiasme warga membanjiri kantor-kantor desa di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Sejak pendaftaran bantuan modal usaha dari Baitul Mal Aceh Besar tahun 2026 resmi dibuka, warga berbondong-bondong mengurus kelengkapan administrasi, bahkan rela mengantre panjang demi mengamankan peluang bantuan tersebut.
Di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Sabtu, 25 April 2026, menunjukkan suasana yang tak biasa. Puluhan warga, yang mayoritas adalah ibu-ibu pelaku usaha mikro, memadati ruang administrasi kantor keuchik (kepala desa) untuk melengkapi persyaratan dokumen.
Kantor Desa Sampai Lembur di Hari Libur
Sekretaris Gampong Leu Ue, Setiawan Abdala, mengungkapkan antrean warga sudah terjadi sejak 21 April 2026, sesaat setelah informasi program ini tersebar. Mengingat tingginya animo masyarakat, pihak gampong mengambil langkah ekstra agar pelayanan tetap maksimal.
“Pemandangan seperti ini sudah berlangsung beberapa hari. Kami bahkan menambah jam pelayanan dan tetap membuka kantor pada hari Sabtu (hari libur) guna mengakomodir kebutuhan warga agar tidak melewati batas akhir pendaftaran,” ujar Setiawan, dilansir laman Pemkab Aceh Besar, Sabtu (25/4).
Pihak gampong melayani pengurusan berbagai dokumen krusial seperti Surat Keterangan Miskin (SKM), surat keterangan usaha, dan dokumen pendukung lainnya yang menjadi syarat mutlak dari Baitul Mal.
Demi Usaha dan Lepas dari Rantai Riba
Bagi para pedagang kecil, bantuan ini adalah harapan besar. Maryam (55), seorang pedagang sayur di Pasar Mini BUMG Gampong Leu Ue, mengaku harus bersabar mengantre demi masa depan dagangannya.
“Saya bersama ibu-ibu pedagang lainnya ingin mendaftar. Karena batas pendaftaran hanya sampai 29 April, kami harus gerak cepat meski harus sabar mengantre,” tuturnya.
Senada dengan Maryam, Mariani (35), pengusaha kue rumahan, berharap bantuan ini bisa menjadi jalan untuk meningkatkan skala produksinya. “Saya siap mengikuti semua proses, termasuk verifikasi lapangan. Bantuan ini sangat saya harapkan untuk menambah peralatan dan bahan produksi,” ungkapnya penuh harap.
Baca juga: Kabar Gembira! Baitul Mal Aceh Besar akan Guyur Modal Usaha, Bebas Riba!
Bukan Sekadar Dana Hibah
Ketua Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Besar, H. Azwir Anwar, menegaskan program ini bukan sekadar bagi-bagi uang. Program bantuan modal usaha berbasis individu ini dirancang sebagai stimulus strategis untuk memperkuat daya saing usaha mikro dan memutus rantai utang riba yang sering menjerat warga.
“Para penerima manfaat tidak akan dilepas begitu saja. Kami berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan intensif agar usaha mereka dapat berkembang secara berkelanjutan,” tegas Azwir, Selasa (21/4).
Catat Jadwalnya!
Bagi masyarakat Aceh Besar yang ingin mencoba peruntungan, pastikan Anda memperhatikan alur berikut:
1. Pendaftaran & Penyerahan Berkas: 22 April hingga 29 April 2026.
2. Tahapan Seleksi: Verifikasi dokumen administrasi.
3. Validasi: Survei lapangan ke lokasi usaha guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Jangan sampai terlewat, karena kuota akan diseleksi ketat berdasarkan kelayakan usaha![]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy