Langsa – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas LPG memaksa ribuan warga di beberapa kabupaten kota di Aceh mengantre berjam-jam demi mendapatkan sumber energi tersebut.
Di Langsa, warga mengantre BBM di SPBU Harapan Jalan Ahmad Yani. Dalam video yang dikirimkan Angga, warga Langsa, kepada Line1.News, terlihat antrian panjang hingga tiga kilometer.
“Ada dua SPBU di Kota Langsa, semua diserbu masyarakat,” ujarnya, Selasa, 2 Desember 2025. Antrean BBM juga terjadi di SPBU Sidodadi.
Begitu juga untuk mendapatkan gas elpiji tiga kilogram, warga dari anak-anak hingga orang tua berdesakan mengantre.
“Saat ini kami selain krisis bahan pangan, juga sangat sulit mendapat BBM dan gas. Tidak pernah terbayangkan selama hidup saya kondisi Langsa saat ini,” ujar Angga dengan nada sedih.
Selain krisis pasokan energi, warga juga mengeluhkan debu tebal sisa banjir bandang 26 November 2025, kini menutupi jalan-jalan di Kota Langsa.
“Kita minta tolong bantuan Pak Presiden agar krisis ini segera teratasi sebelum emosional warga memuncak.”
Informasi dihimpun, hari ini antrean BBM juga terjadi di beberapa SPBU di Banda Aceh. Sebelumnya pada Minggu, 30 November 2025, antrean serupa terjadi SPBU di Aceh Tengah. Kawasan Bireuen juga dilaporkan mengalami kelangkaan BBM.
Pemerintah Aceh memastikan stok di Banda Aceh dalam kondisi aman.
“Secara stok tidak ada masalah dengan BBM di Banda Aceh. Gangguan terjadi karena ketersediaan listrik PLN yang tidak konstan, masih ada pemadaman bergilir sehingga pengisian BBM dalam jumlah besar ikut terhambat,” kata Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam konferensi pers di Banda Aceh hari ini.
Menurut Murthala, SPBU yang mengandalkan genset juga tidak memungkinkan beroperasi 24 jam penuh. Karena itu, antrean yang terjadi lebih dipicu kekhawatiran berlebihan di masyarakat.
“Kami imbau warga tidak panik. Panic buying tidak diperlukan karena stok dijamin aman.”[]
View this post on Instagram


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy