Takengon – Instalasi dan sumber air bersih PDAM Tirta Tawar Aceh Tengah rusak berat berat akibat banjir dan tanah longsor. Akibatnya sistem penyaluran air bersih ke beberapa kawasan terganggu.
Direktur PDAM Tirta Tawar Salman menyebutkan tiga titik vital rusak parah yakni SPAM Bukit Origon, Intake Pestake, dan Intake Tansaril.
SPAM Bukit Origon tidak dapat berfungsi karena mengalami kerusakan struktural sangat parah pada lokasi intake. Pondasi intake, kata Salman, bergeser lebih dari tiga meter. Selain itu 100 batang pipa PVC 6 inci dan pipa gip 8 inci juga hilang dibawa banjir dan longsor.
Sementara di Intake Pestak, 50 batang pipa 4 inci dan 10 batang pipa 6 inci rusak akibat terseret banjir. Adapun di Intake Tansaril, PDAM harus melakukan penggantian kabel karena pompa hisap (submersible) dan jaringan listriknya terbawa arus air sungai.
Hingga kini, kata Salman, perbaikan terus dilakukan di tiga titik tersebut agar sistem penyaluran kembali normal.
Di sisi lain, tambah dia, air dari Sumber Air Ipa Lelabu dan Atu Gajah telah berhasil dialirkan ke beberapa kampung, mencakup Bebesen, Simpang Empat, Kemili, Uluh Kuning, Yorosauara, dan Lembaga.
“Kami juga telah mempersiapkan SPAM Dermaga, Intake Mendale, dan SPAM Jurusan Pegasing untuk segera beroperasi begitu aliran listrik kembali normal,” ujar Salman dikutip dari Laman Pemkab Aceh Tengah, Rabu, 3 Desember 2025.
Dia mengatakan PDAM Tirta Tawar terus berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Tengah dan instansi terkait untuk mempercepat pemulihan.
“PDAM Tirta Tawar memohon pengertian dari masyarakat terdampak dan mengimbau agar kerja sama dapat terus terjalin selama proses perbaikan berlangsung.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy