Houthi Serang Bandara Israel Pakai Drone Tak Terdeteksi Radar

Drone di Yaman
Pesawat nirawak dipamerkan di lokasi yang tidak diketahui di Yaman, 23 Juni 2020. Foto: Dok Reuters

Sanaa – Kelompok Houthi Yaman menyerang Bandara Ramon Israel di dekat kota Laut Merah Eilat dengan menggunakan drone pada Minggu, 7 September 2025. Serangan yang menargetkan ruang kedatangan bandara itu melukai dua warga Israel.

“Sebuah pesawat tanpa awak (drone) menargetkan Bandara Ramon, yang, atas karunia Allah, langsung menghantam bandara tersebut dan menyebabkan bandara tersebut ditutup dan menghentikan lalu lintas udara,” ujar Yahya Saree, juru bicara militer Houthi, dalam sebuah pernyataan dilansir Al Jazeera.

Ia menyebut serangan itu bagian dari operasi serangan drone yang menargetkan banyak lokasi lain di Israel selatan.

Saree bersumpah Houthi akan “meningkatkan” serangan terhadap Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza .

“Angkatan Bersenjata Yaman meyakinkan semua perusahaan navigasi udara bahwa bandara-bandara di wilayah Palestina yang diduduki tidak aman dan akan terus menjadi sasaran,” ujarnya.

Sebelumnya, militer Israel menyatakan angkatan udara telah mencegat tiga pesawat nirawak yang diluncurkan dari Yaman. Dua di antaranya “dicegat sebelum memasuki wilayah Israel”, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut status pesawat nirawak ketiga.

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan dua orang terluka ringan dalam serangan drone Houthi.  Seorang pria berusia 63 tahun terluka akibat pecahan peluru, dan seorang wanita berusia 52 tahun terluka setelah terjatuh.

Radio Angkatan Darat Israel melaporkan penyelidikan awal terhadap kerusakan di bandara menunjukkan drone Houthi sama sekali tak terdeteksi sistem radar angkatan udara.

Bandara Ramon yang terletak di dekat perbatasan Yordania dan Mesir, sebagian besar menangani penerbangan domestik.

Houthi di Yaman telah meluncurkan rudal dan drone ke Israel dalam apa yang mereka sebut sebagai aksi solidaritas dengan Palestina yang berada di bawah serangan gencar Israel. Mereka juga telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.

Israel telah membom wilayah Yaman yang dikuasai Houthi , termasuk pelabuhan vital Hodeidah.

Serangan terbarunya menewaskan sejumlah pejabat senior Yaman akhir bulan lalu, termasuk Ahmed al-Rahawi , perdana menteri pemerintah yang berafiliasi dengan Houthi, dan sejumlah menteri kabinet lainnya. Sejumlah besar warga sipil juga tewas dalam serangan Israel.

Mei lalu, sebuah rudal Houthi menghantam dekat bandara utama Israel, Bandara Internasional Ben Gurion di luar Tel Aviv, melukai empat orang dengan luka ringan dan menyebabkan banyak maskapai penerbangan membatalkan penerbangan mereka ke Israel selama berbulan-bulan. Israel kemudian menyerang dan menghancurkan bandara utama di ibu kota Yaman, Sanaa.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy