Makkah – Sejumlah video di media sosial X atau Twitter memperlihatkan beberapa jemaah haji diduga telah meninggal dunia tergeletak begitu saja di jalanan di Arab Saudi.
Jasad-jasad itu diduga meninggal dunia karena tersengat panas menyusul cuaca ekstrem hingga 53 derajat celsius yang menerjang Arab Saudi pada musim haji tahun ini.
Salah satu akun warganet @yo2thok Indonesia di media sosial X mengunggah beberapa video mengenaskan tersebut. CNNIndonesia.com sebelumnya telah mendapatkan persetujuan akun @yo2thok melalui media sosial X.
Akun itu turut mengkritik pemerintah Arab Saudi yang dinilai kurang tanggap dalam melayani jemaah haji.
Video tersebut juga disorot media asal India, India Today. Media tersebut juga menyoroti sejumlah jenazah jemaah haji yang tampak dibiarkan begitu saja di pinggir jalan tanpa pengawasan.
Sampai saat ini, pemerintah Arab Saudi juga belum memberi informasi lebih lanjut soal jenazah jemaah haji yang tergeletak di pinggir jalan seperti terlihat dari video tersebut.
Gelombang panas ekstrem terjadi di sejumlah wilayah di Arab Saudi, termasuk Makkah dan Madinah.
Suhu di Makkah tercatat mencapai 51-53 derajat celsius di beberapa wilayah pada musim haji 2024. Cuaca ekstrem ini menjadi penyebab utama banyak jemaah haji yang tumbang karena tidak kuat menahan kenaikan suhu drastis.
Jemaah haji yg kekurangan oksigen dan juga strok haba dlm perjalanan ke arafah. Kejadian yg menimpa didalam terowong dan juga sebelum dgn kepanasan kini mencecah 47c dan mungkin meningkat. pic.twitter.com/RZ8sEpFhvF
— 🌹тнe Khey Amir🌹 (@Thehulkey) June 18, 2024
Menurut keterangan salah satu jemaah haji asal Indonesia bernama Edwin, pemerintah Arab Saudi sebenarnya telah melakukan tindakan untuk mengantisipasi berbagai hal.
Pihak berwenang Saudi melaporkan bahwa mereka telah merawat lebih dari 2.000 jemaah yang menderita heatstroke. Namun, angka itu belum diperbarui sejak akhir pekan lalu.
Selain itu, sumber diplomat mengatakan total jenazah jemaah haji yang meninggal dunia akibat gelombang panas ekstrem mencapai 550 orang.
AFP juga melakukan penghitungan dari berbagai sumber dan data. Menurut mereka jumlah kematian hingga saat ini mencapai 577 jiwa.
Dua diplomat Arab menyebut sekitar 323 jemaah haji yang meninggal berasal dari Mesir. Sebagian dari mereka meninggal akibat penyakit yang disebabkan cuaca panas.
Selain Mesir, banyak pula jemaah haji asal Yordania dikabarkan meninggal dunia. Publik Yordania pun ‘ngamuk’ ke pemerintah Saudi dianggap tidak becus dalam pelayanan haji sehingga banyak jemaah haji dari negara mereka meninggal dunia.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy