Apa Kata Ibu Rumah Tangga Tentang Pilkada Aceh 2024?

Warga Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, mengikuti simulasi pemungutan suara Pilkada 2024 di halaman kantor KIP Lhokseumawe, Minggu, 17 November. Foto: Line1.News/Fajar
Warga Desa Uteunkot, Kecamatan Muara Dua, mengikuti simulasi pemungutan suara Pilkada 2024 di halaman kantor KIP Lhokseumawe, Minggu, 17 November. Foto: Line1.News/Fajar

Lhoksukon – Pencoblosan calon kepala daerah pada pemilihan serentak tahun ini akan dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024. Jauh-jauh hari, penyelenggara Pilkada telah meminta masyarakat berpartisipasi dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS dan memberikan hak pilihnya.

Lantas, bagaimana pendapat kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga tentang Pilkada serentak di Aceh? Apa saja harapan mereka terhadap pemimpin terpilih nantinya? Berikut hasil wawancara Line1.News dengan beberapa ibu rumah tangga yang berdomisili di Aceh Utara dan Banda Aceh:

Yustina, 49 Tahun

Yustina akan menggunakan hak pilihnya pada saat pemilihan nanti. “Ya tentu memilih, karena saya punya hak suara,” ujar warga Keude Blang Ara, kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara, ini kepada Line1.News, Sabtu, 23 November 2024.

Namun, ia mengaku tidak mengikuti perkembangan politik dikarenakan kesibukannya. “Sebagai ibu rumah tangga, banyak hal yang harus saya urus di rumah. Jadi tidak sempat untuk mengikuti perkembangan politik, ditambah saya juga sangat jarang menonton televisi,” ujarnya.

Baca Juga: Pilkada 2024 di Mata Gen Z Aceh: Apa Harapan Mereka untuk Gubernur Baru?

Hanya saja, Yustina memiliki harapan kepada pasangan calon kepala daerah yang terpilih nantinya, bisa mengatasi masalah pengangguran yang ada, dan menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat Aceh.

“Sebagai ibu rumah tangga tentu saya juga mengharapkan agar harga bahan sembako nantinya bisa murah.”

Ati, 50 Tahun

Ati juga akan memberikan suaranya saat pemilihan 27 November 2024. “Untuk sekarang saya masih belum sempat mencari tahu visi dan misi dari setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, karena saya sangat sibuk dengan pekerjaan rumah,” ujar warga Desa Krueng Seupeng, kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara, ini.

Ati juga berharap para pemimpin yang nantinya bisa mengatasi permasalahan harga sembako yang sangat mahal saat ini. “Agar lebih murah dan mudah dijangkau para ibu rumah tangga.”

Marvia, 34 Tahun

Warga Kota Banda Aceh ini akan menggunakan hak pilihnya saat Pilkada nanti, dan ia sudah mengetahui visi misi dari setiap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur setelah menonton acara debat. “Saya nonton debatnya di televisi,” ujar Marvia.

Namun, ia mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangan dinamika politik Pilkada Aceh 2024. “Saya ikutinnya cuman kadang-kadang saja,” ucapnya.

Marvia juga berharap pasangan calon terpilih nantinya mampu mengatasi beberapa hal. “Saya berharap nantinya bahan pangan menjadi murah, dapat membuka lapangan kerja, beasiswa dilanjutkan, dan yang terakhir saya juga berharap agar gaji suami saya dinaikkan karena sekarang barang-barang sudah serba mahal.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy