Youth Day 2024 di Banda Aceh: Memperkuat Peran Orang Muda dalam Isu Kesehatan dan Kesejahteraan

Youth Day 2024: Memperkuat Peran Orang Muda dalam Isu Kesehatan dan Lingkungan
Peserta Peringatan Youth Day 2024 di Escape Building Alue Deah Tengoh, Banda Aceh, Ahad, 25 Agustus 2024. Foto: Dok Aceh Youth Action

Banda Aceh – Lebih dari 150 remaja dan orang muda dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan remaja usia sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar, lintas agama, disabilitas, remaja desa, dan lainnya, memeriahkan peringatan Youth Day 2024 di Banda Aceh, Ahad, 25 Agustus 2024.

Kegiatan yang digelar di Escape Building Alue Deah Tengoh ini, diinisiasi oleh Aceh Youth Action bekerja sama dengan Flower Aceh, Forum Anak Tanah Rencong, Forum Anak Kota Banda Aceh, Soul Boanding, La Memorial Feliza, Anti Smoke Generation, dan GenRe Aceh.

Acara itu dirancang untuk membahas isu-isu penting terkait tantangan kesehatan dan kesejahteraan remaja, termasuk polusi udara, perokok remaja, dan kesehatan mental. Di samping itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah inklusif bagi semua remaja dan orang muda melalui kampanye #Youth4HealthImpact.

Dalam sambutannya, Health Specialist Unicef Aceh, Tira Aswitama menekankan pentingnya pendekatan beragam dalam mendukung kegiatan remaja.

“Kegiatan remaja perlu didukung dengan berbagai pendekatan. Edukasi kesehatan harus didorong melalui pertemuan rutin dan memastikan bahwa edukasi terus berlanjut dari mulut ke mulut menggunakan metode yang menarik dan sesuai kebutuhan remaja saat ini,” ujar Tira dikutip Senin, 26 Agustus 2024.

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Amrina Habibi, mengapresiasi Aceh Youth Action yang telah menciptakan wadah bagi remaja dan orang muda melalui peringatan Hari Pemuda Internasional.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dilakukan secara reguler dan mampu mengajak lebih banyak remaja dan orang muda sebagai mitra pembangunan berkelanjutan,” kata Amrina.

Founder Aceh Youth Action, Bayu Satria, menjelaskan peringatan Hari Pemuda Internasional itu bagian dari refleksi bahwa partisipasi remaja dan orang muda perlu didukung dan diapresiasi.

“Hari ini kami menyebarkan kuesioner partisipasi bermakna, dilanjutkan dengan diskusi kelompok mengenai topik rokok, kesehatan mental, dan polusi udara. Kami juga mengadakan kegiatan kreatif seperti melukis totebag, bermain boardgame, dan menyusun rencana kampanye anti-rokok,” ujar Bayu.

Acara itu, kata dia, berhasil menyatukan suara dan aspirasi para remaja dari berbagai latar belakang, serta menginspirasi mereka untuk lebih aktif dalam isu-isu kesehatan dan lingkungan.

“Dengan partisipasi yang melibatkan berbagai lapisan identitas, diharapkan para peserta akan semakin memahami dan berkomitmen untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh generasi mereka.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy