Di Bawah Deru Baling-Baling Caracal, Kak Na: Terus Bergerak Sekuat Tenaga!

Kak Na
Kak Na saat ikut menurunkan bantuan logistik untuk warga Lokop, Aceh Timur, Kamis, 4 Desember 2025. Foto: Instagram @marlinaausman

Idi – Di antara suara bising deru baling-baling Helikopter Caracal TNI AU, Marlina Usman bergegas menuju pintu pesawat. Helikopter itu bersiap lepas landas kembali setelah mendarat di atas pasir dan lumpur sisa banjir di Lokop, Kamis, 4 Desember 2025.

Perempuan yang akrab disapa Kak Na itu baru saja menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di pedalaman Aceh Timur tersebut. Ia menumpang Caracal bersama kru yang dipimpin Mayor Pnb Yusman, bersama Kapten Pnb Natan, Lettu Tek Nasrudin, Sertu Manik, Serda Suryo, Praka Ilham, dan Sertu Fachry. Helikopter berangkat dari Lanud SIM Blang Bintang, Aceh Besar, pukul 09.10 waktu Aceh.

Di dalam badan heli, bertumpuk dua ton bantuan: logistik, mesin genset, hingga perangkat internet satelit. Caracal mendarat di Lokop pukul 10.30. Dari balik jendela sebelum landing skid menyentuh tanah, Kak Na melambaikan tangan ke warga yang meriung menunggu bantuan.

Saat pintu heli dibuka, warga bergegas menurunkan bantuan. Kak Na tak tinggal diam. Ia bolak-balik menaiki dan turun dari helikopter mengangkat kotak-kotak mie instan dan logistik lainnya. Jilbab dan kemeja birunya berkibar tak beraturan di bawah badai angin rotor.

Dan di lokasi itu, ia satu-satunya perempuan yang terlihat.

Baca juga: Kak Na Numpang Mobil Tangki CPO Terobos Banjir di Aceh Utara

Setelah bantuan hampir seluruhnya diturunkan, istri Gubernur Aceh itu tampak berbincang-bincang dengan warga Lokop. Sambil berteriak-teriak, tentu saja.

Tak lama, kru Caracas memberi isyarat: drop logistik selesai, helikopter siap terbang lagi. Kak Na pun kembali berlari menaiki helikopter, diikuti tatapan semringah warga Lokop yang telah memperoleh bantuan.

“Kuatlah raga agar bisa terus bergerak sekuat tenaga, berbuat semampu yang kita bisa. Masyarakat terdampak sangat membutuhkan sumbangsih dan uluran tangan kita,” tulisnya singkat di akun Instagram @marlinausman.

Kak Na berbincang dengan warga Lokop
Kak Na berbincang dengan warga Lokop di sela-sela penyaluran bantuan. Foto: Instagram @marlinaausman

Aksi itu bukan yang pertama. Pekan lalu, ia dan rombongan terpaksa menginap di SPBU setelah terjebak banjir usai mengantarkan bantuan tanggap darurat untuk korban banjir Lhoksukon, Aceh Utara, dan Julok, Aceh Timur.

“Kami terpaksa menginap di SPBU karena itu lokasi yang lebih tinggi dan aman. Tidak ada lagi akses jalan yang bisa dilewati,” kata Kak Na, Jumat, 28 November 2025.

Jumat siang, Kak Na dan rombongan akhirnya berhasil keluar dari lokasi terjebak. Mereka menumpang sebuah mobil tangki pengangkut kelapa sawit yang memiliki bodi lebih tinggi sehingga dapat menerobos banjir di kawasan Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.

Setelah itu, pada Senin, 1 Desember 2025, ia menyalurkan bantuan tanggap darurat ke Desa Palak, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, menggunakan pesawat.

Dan hari ini, demi terus membantu warga yang terdampak bencana banjır dan longsor, Kak Na kembali terbang menggunakan pesawat kecil membawa bantuan logistik ke Bener Meriah.

“Ya Allah, beu sehat sabe Ibu Gub kamoe,” doa warganet.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy