Kuala Lumpur – Sedikitnya tujuh dari 13 negara bagian di Malaysia mengalami banjir akibat curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir.
Kantor Berita Bernama, dalam laporan dikutip di Kuala Lumpur, Senin, 24 November 2025, menyampaikan jumlah warga Malaysia yang terdampak banjir terus meningkat, menjadi 10.922 orang hingga Senin pagi.
Kelantan menjadi negara bagian terparah terkena dampak. Jumlah korban meningkat menjadi 8.248 orang yang berasal dari 3.022 keluarga.
Di Penang, jumlah korban banjir tercatat 242 jiwa dari 57 keluarga.
Di Perlis, yang berbatasan langsung Thailand, jumlah korban banjir meningkat menjadi 811 orang dari 243 keluarga.
Di Perak, empat kabupaten dilanda banjir, yang menyebabkan 900 orang dari 290 keluarga mengungsi.
Di Selangor, terdapat 51 korban terdampak yang berasal dari 14 keluarga.
Di Kedah dan Terengganu, jumlah korban terdampak sebanyak 388 dan 282 orang.
Berbagai media setempat melaporkan otoritas Malaysia bersiap untuk mengantisipasi jika banjir turut melanda ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur.
Banjir besar pernah melanda Kuala Lumpur pada tahun 2021 silam.
Wartawan Antara di Kuala Lumpur melaporkan hujan dengan intensitas cukup tinggi terjadi di Kuala Lumpur dalam dua-tiga hari terakhir.
Debit air di Sungai Gombak dan Sungai Klang – dua sungai yang pertemuannya menjadi cikal bakal nama Kuala Lumpur – juga mengalami peningkatan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy