Lhokseumawe – Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon ke badan jalan di Desa Blang Payang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Minggu pagi, 23 November 2025. Kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan membuat warga kesulitan melintas.
Personel Pamapta Polres Lhokseumawe langsung turun ke lokasi itu setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas berkoordinasi dengan instansi terkait dan memotong batang pohon, menyingkirkan dahan-dahan yang berserakan, serta memastikan jalur tersebut kembali aman dilalui kendaraan.
Kasi Humas Polres Lhokseumawe Salman Alfarasi mengatakan penanganan cepat terhadap situasi darurat seperti pohon tumbang merupakan wujud pelayanan nyata kepolisian kepada masyarakat.
“Setiap laporan yang berpotensi membahayakan masyarakat akan kami respons dengan cepat. Personel Pamapta selalu siaga untuk membantu dan memastikan keselamatan warga,” ujar Salman, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (23/11).
Dia mengimbau masyarakat tetap berhati-hati selama cuaca ekstrem, khususnya pengendara melintasi jalan yang di pinggirnya banyak pohon tua.
“Segera laporkan ke polisi bila melihat kondisi berbahaya agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.
Tanah Longsor di Panggoi

[Tanah longsor di Kompleks Griya Putri II Desa Panggoi, Sabtu, 22 November 2025. Foto: Humas Polres Lhokseumawe]
Hujan deras juga memicu terjadinya tanah longsor di Kompleks Griya Putri II Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Sabtu siang, 22 November 2025.
Material tanah dilaporkan bergerak dari tebing dan berpotensi mengancam dua rumah warga yang berada tepat di bawah lokasi longsoran itu.
Longsor pertama kali dilaporkan Kepala Dusun A Desa Panggoi kepada Bhabinkamtibmas pada Sabtu, sekitar pukul 14.00 waktu Aceh.
Menerima laporan tersebut, Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi kejadian dan melaporkan situasi kepada Kapolsek Muara Dua untuk penanganan cepat.
Lalu, Kapolsek Muara Dua berkoordinasi dengan BPBD Lhokseumawe untuk pengecekan dan melakukan mitigasi di lokasi rawan longsor.
Kapolsek Muara Dua Ipda Yudira Nugraha mengimbau warga yang tinggal di sekitar area perbukitan dan tebing agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di area rawan longsor seperti di Kompleks Griya Putri II untuk tetap waspada. Jika melihat retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau perangkat desa agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Kapolsek, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (23/11).
Kapolsek menyampaikan pihaknya bersama BPBD siap mengambil langkah-langkah darurat apabila situasi memburuk. “Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami terus memonitor perkembangan cuaca dan kondisi tanah di titik rawan,” pungkasnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy