Jakarta – Sebanyak 2.095 penduduk Indonesia, mayoritas berasal dari Provinsi Jawa Barat, menjadi peserta uji klinik vaksin terbaru untuk penyakit Tuberkulosis atau TBC, M72, yang dikembangkan filantropis Bill Gates.
Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, uji klinik itu melibatkan kolaborasi para peneliti dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia.
Targetnya, kata dia, vaksin yang dikembangkan Gates Foundation itu bisa digunakan sebelum 2029.
“Dan ini sudah disuntikkan sejak November 2024,” ujar Budi dikutip dari Detik, Selasa, 13 Mei 2025.
Dia menyebutkan, hingga kini tak ditemukan laporan gangguan kesehatan yang serius dari peserta. Potensi efek samping, kata Budi, sudah diuji sejak fase awal uji klinik beberapa tahun sebelumnya.
“Kalau [efek samping] itu langsung dilakukan pada saat itu juga dan sampai sekarang, tidak ada sama sekali yang masuk bahwa mereka ada bermasalah, karena itu tadi, pertanyaan seperti ini itu banyak dilakukan di clinical trial level 1 yang 3 tahun, 4 tahun yang lalu sudah dilakukan,” ujarnya.
Namun, Budi menekankan bahwa seperti vaksin lain pada umumnya, vaksin M72 tidak bisa diklaim memiliki efektivitas 100 persen.
Jika vaksin M72 terbukti berhasil, tambah dia, Indonesia berpotensi besar menjadi salah satu negara produsen vaksin, bekerja sama dengan Bio Farma.
Budi juga membantah isu kalau vaksin M72 itu akan diproduksi di Singapura.
“Salah besar, nggak ada itu pabrik vaksin di Singapura, Hoax. Pabrik vaksinnya ini masih dibikin di Amerika.”
Lewat keterlibatan Indonesia dalam uji klinis itu, kata Budi, pemerintah akan mendorong agar proses produksi vaksin dapat dilakukan langsung di dalam negeri melalui Bio Farma.
Saat ini, Indonesia telah menyelesaikan proses rekrutmen partisipan untuk uji klinik fase 3 kandidat vaksin TBC M72.
Melansir Laman Kemenkes RI, uji klinik bertujuan mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin M72 dalam mencegah TBC paru pada individu dewasa dengan infeksi TB laten yang tidak terinfeksi HIV.
Kandidat vaksin itu telah dikembangkan sejak awal 2000 dan menunjukkan profil keamanan yang baik dalam studi sebelumnya.
Pelaksanaan uji klinik dimulai pada 3 September 2024, dan rekrutmen partisipan secara resmi telah selesai per 16 April 2025.
Selain Indonesia vaksin M72 yang dikembangkan Bill Gates itu juga tengah menjalani uji coba di beberapa negara seperti Zambia, Kenya, dan Malawi.
Total peserta uji klinik fase tiga berjumlah 20.081 orang dari lima negara. Afrika Selatan menjadi kontributor terbesar dengan 13.071 partisipan, diikuti Kenya (3.579), Indonesia (2.095), Zambia (889), dan Malawi (447).


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy