Banda Aceh, Line1.News – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh tengah bersiap menggelar agenda besar di Kota Sabang pada akhir April 2026. Salah satu fokusnya: mengevaluasi perjalanan 26 tahun Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dari kacamata lingkungan.
Direktur Eksekutif Walhi Aceh, Ahmad Shalihin bersama tim berkunjung ke Meuligoe Wali Nanggroe pada Jumat sore, 17 April 2026, untuk membahas rencana pelaksanaan seminar dan lokakarya (Semiloka) sekaligus mengundang Wali Nanggroe sebagai pembicara kunci.
Kehadiran tim Walhi disambut langsung oleh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar yang didampingi Staf Khusus Doktor Muhammad Raviq.
Ahmad Shalihin menegaskan Semiloka tersebut akan mengangkat isu-isu strategis lingkungan hidup di Aceh, termasuk evaluasi terhadap keberadaan BPKS Sabang yang telah berjalan sekitar 26 tahun sejak disahkan.
“Dalam semiloka nanti, kami berharap Wali Nanggroe dapat memberikan pandangan umum terkait kondisi lingkungan di Aceh saat ini, serta perspektif terhadap keberadaan BPKS Sabang dalam kurun waktu tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Om Sol ini, dikutip Line1.News dari rilis Humas Lembaga Wali Nanggroe Aceh, Sabtu (18/4).
Menurut Om Sol, diskusi tersebut sangat krusial untuk mengukur sejauh mana kebijakan pembangunan di kawasan ujung barat Indonesia itu berpihak pada aspek kelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan.
Gayung bersambut, Wali Nanggroe menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menyatakan komitmennya untuk hadir dan menjadikan forum ini sebagai ruang bertukar gagasan mengenai arah kebijakan lingkungan Aceh ke depan.
“Insya Allah, pada prinsipnya saya bersedia meluangkan waktu untuk 28 April nanti,” ucap Malik Mahmud.
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh jajaran pengurus Walhi Aceh lainnya, yakni Munawir Abdullah, Afiffuddin, Nisrina Nur Afifaf, dan M. Dahlan. Sementara dari pihak Lembaga Wali Nanggroe, turut mendampingi Kabag Kerja Sama dan Humas, Zulfikar Idris.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy