Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menaruh harapan besar pada pundak generasi muda Tanah Rencong. Hal ini ditegaskannya saat menerima audiensi pengurus Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) periode 2026–2031 di Meuligoe Wali Nanggroe, Kamis, 16 April 2026.
Wali Nanggroe menekankan bahwa masa depan pembangunan Aceh sangat bergantung pada sejauh mana kapasitas pemudanya diasah hari ini.
Reaktivasi AMANAH: Dari Robotik hingga Hilirisasi Nilam
Ketua Yayasan AMANAH, Doktor Syaifullah Muhammad, yang hadir bersama tim intinya, melaporkan langkah strategis organisasi untuk melakukan reaktivasi. AMANAH kini diproyeksikan menjadi pusat pengembangan keterampilan (skill center) yang komprehensif bagi anak muda Aceh.
“Kami memiliki fasilitas lengkap, mulai dari pelatihan pertanian, peternakan, ekonomi kreatif, hingga teknologi robotik. Bahkan, kami serius pada hilirisasi melalui rumah produksi nilam dan kopi,” ungkap Syaifullah.
Ia optimistis, dengan fasilitas tersebut, kreativitas anak muda Aceh akan menjadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pesan Wali Nanggroe: Go International dan Jaga Alam
Menanggapi program tersebut, Wali Nanggroe memberikan apresiasi sekaligus “tantangan”. Ia mendorong pemuda Aceh tidak hanya jago di kandang, tapi juga berani memperluas wawasan ke luar negeri.
“Tingkatkan kemampuan bahasa Inggris, pelajari kemajuan negara lain, lalu pulanglah untuk membangun daerah,” tegas Wali Nanggroe yang didampingi Staf Khusus Doktor Muhammad Raviq.
Tak hanya soal SDM, Wali Nanggroe juga menitipkan pesan penting soal tata ruang. Ia mewanti-wanti agar pembangunan Aceh ke depan tidak “buta” lingkungan.
“Jangan hanya fokus bangun gedung dan ruko. Aceh harus modern, tapi tetap harus menjaga keseimbangan alam, keindahan, dan karakter keacehannya yang kuat,” tambahnya.
Agenda Relaunching
Menutup pertemuan tersebut, Kabag Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, menyebut AMANAH secara resmi mengundang Wali Nanggroe untuk menghadiri agenda relaunching yayasan.
Acara besar tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 April 2026 di kawasan Gedung AMANAH, Ladong. Momen ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan potensi pemuda Aceh di berbagai sektor unggulan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy