Petugas medis di UGD RS Indonesia mengobati korban serangan Israel. Foto: Dokumentasi MER-C
Gaza – Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam di Rumah Sakit (RS) Indonesia kembali dibuka sejak Sabtu, 1 Februari 2025. Rumah sakit ini terletak di Bait Lahia, Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina.
EMT MER-C ke-7 turut berpartisipasi dalam kegiatan pembukaan dengan menurunkan dua dokter spesialis dan satu perawat.
Ketua EMT MER-C ke-7 Hadiki Habib menjelaskan, tim akan bekerja sesuai pembagian shift dengan staf medis di rumah sakit tersebut.
“Penting untuk mendukung pelayanan di UGD RS Indonesia ini, karena populasi di Gaza Utara meningkat cepat setelah check point di area Netzarim ditutup,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Line1.News, Rabu, 5 Februari 2025.
Para dokter dan tim medis
Saat ini, kata Hadiki, UGD RS Indonesia melayani kasus-kasus trauma minor dan keluhan simtomatik. “Pelayanan dapat diperluas apabila instalasi gas medis sentral rumah sakit sudah selesai diperbaiki,” lanjutnya.
Hadiki berharap dengan dibukanya UGD RS Indonesia, bisa membantu mengurangi kondisi UGD yang penuh sesak di RS Al-Awda, Gaza Utara.
Tim EMT MER-C mendukung pelayanan UGD RS Indonesia bersama-sama dengan staf RS yang masih tersisa, dan dokter-dokter muda warga lokal yang menjadi relawan.[]
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy
Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy