Banda Aceh – Enam orang kandidat dinyatakan memenuhi kriteria sebagai calon Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dengan nilai akhir terbaik. Keenamnya telah telah menyelesaikan tahapan tes psikometri dan wawancara yang berlangsung pada 9-11 Desember 2024, menyisihkan sembilan peserta lainnya.
Selanjutnya, keenam nama kandidat akan diajukan Panitia Seleksi Calon Kepala BPMA kepada Gubernur Aceh. Nantinya, Gubernur Aceh akan memilih tiga nama untuk diusulkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Selanjutnya, dari tiga nama tersebut, satu orang akan ditetapkan sebagai Kepala BPMA.
Adapun keenam kandidat tersebut adalah Nizar Saputra, Nasri, Muhammad Najib, Said Malawi, Herry Dharmawan, dan Teuku Mohamad Faisal.
Nizar kini menjabat Team Lead Facility Engineer di Petronas Carigali Indonesia. Sedangkan Nasri Kepala Divisi Akuntansi, Perpajakan, dan Manajemen Risiko di BPMA.
Lalu Muhammad Najib sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Pengendalian Aset dan Rantai Suplai di BPMA. Sedangkan Said Malawi kini menjabat Commissioning & Start-Up Manager di PT JGC Indonesia.
Kemudian Herry Dharmawan pernah berkarier di Turkmenistan Oil and Gas Field. Sedangkan Teuku Mohamad Faisal pernah bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti Petronas Malaysia dan Qatar Petroleum.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy