Keluarga Besar Habib Bugak Tegaskan Pewakaf Tanah Baitul Asyi bukan Habib Buja’

Forum Keluarga Habib Bugak memperlihatkan bukti kepemilikan tanah wakaf Baitul Asyi. Foto: Istimewa
Forum Keluarga Habib Bugak memperlihatkan bukti kepemilikan tanah wakaf Baitul Asyi. Foto: Istimewa

Banda Aceh – Forum Keluarga Besar Habib Bugak menegaskan bahwa Habib Abdurrahman bin Alwy Al-Habsyi atau Habib Bugak adalah orang yang mewakafkan tanah wakaf Baitul Asyi di Arab Saudi.

Juru Bicara Forum Keluarga Besar Habib Bugak, Sayed Nazar Al-Habsyi mengatakan penegasan itu dilakukan agar tidak ada oknum-oknum di Aceh yang mencoba mengaburkan fakta sejarah.

Selama ini, kata Sayed, di Banda Aceh gencar digelar seminar-seminar yang menggiring atau menyesatkan masyarakat agar percaya kalau tanah Baitul Asyi diwakafkan oleh Habib bin Buja’.

“Mengatakan seolah-olah tanah wakaf itu bukan diwakafkan oleh Habib Bugak melainkan oleh Tgk Habib bin Tgk Buja’ seperti yang gencar dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab selama ini,” ujar Sayed Nazar dalam jumpa pers di Banda Aceh, Jumat dikutip Sabtu, 15 Juni 2024.

“Mana ada orang Aceh bernama Buja’, ini mengada-ngada sekali,” timpalnya. Ia melihat seperti ada sebuah skenario yang sengaja dibuat untuk menggiring masyarakat agar mempercayai hal itu “Supaya manfaat dari tanah wakaf Habib Bugak di Arab Saudi yang peruntukannya untuk jemaah haji Aceh bisa dinikmati oleh mereka,” ujar Sayed.

Keluarga Besar Habib Bugak, kata Sayed, geram atas tindakan beberapa oknum yang mencoba meneliti sosok Habib Bugak dalam upaya untuk memalsukan validitas sang habib sebagai pewakaf tanah Baitul Asyi di Kota Makkah.

Baca: Dana Wakaf Habib Bugak Mulai Dibagikan, Jemaah Haji Aceh Terima 1.500 Riyal

Sayed mengajak semua pihak fokus pada menjaga ikrar tanah wakaf tersebut. “Toh, manfaat dari tanah wakaf ini juga untuk kebaikan umat Islam yang ada di Aceh. Kenapa kita harus ngotot memaksakan diri bahwa yang mewakafkan tanah Baitul Asyi ini bukan wakaf dari Habib Bugak?”

“Kepada guru-guru saya, maha guru saya, orang yang berilmu pengetahuan, kami tidak mengemis satu perak pun dari manfaat tanah wakaf Habib Bugak di Arab Saudi. Kami ingin tekankan, wahai bangsa Aceh yang ingin mengaburkan fakta sejarah Habib Bugak, yang ingin masuk ke dalam tahap pertama grand design untuk menguasai harta Baitul Asyi, berhentilah! Antum itu punya ilmu, punya wawasan, tetapi antum semua tidak punya adab dan tidak punya malu.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy