Meureudu – Para pedagang di kawasan Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, dikejutkan dengan amblasnya sisi jalan Jalan Nasional Banda Aceh-Medan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 5 Januari 2025, sekira pukul 20.00 waktu Aceh.
Para pedagang yang berjualan di kios bersisian dengan Krueng Putu itu sontak panik. Mereka langsung memindahkan barang dagangannya ke rumah masing-masing.
Diduga, amblasnya jalan itu dipicu intensitas hujan tinggi sejak beberapa bulan terakhir. Dilihat dari video di kanal YouTube iNews, pada Senin, 7 Januari 2025, para pedagang telah membongkar kios-kios mereka.
Terlihat juga sebagian aspal jalan amblas sekitar 80 sentimeter. Di sepanjang lokasi terpasang garis polisi sebagai penanda bagi pengguna jalan agar berhati-hati.
“Badan jalan dan tepi sungai Krueng Putu ini mulai amblas sejak Minggu kemarin. Pagi Seninnya semakin parah kondisinya dengan jalan yang sudah ikut menurun,” ujar Dedy, warga Keude Lueng Putu dilansir dari Rakyat Aceh, Rabu, 8 Januari 2025.
Kondisi Krueng Putu sejak beberapa tahun terakhir, kata dia, memang sudah membutuhkan penanganan. Apalagi sungai tersebut berada langsung di sisi jalan lintas nasional.
Amblasnya badan jalan yang berjarak kurang lebih 250 meter dari Masjid Keude Lueng Putu tersebut, kian mempersempit badan jalan.
Selain itu, di sepanjang jalan mulai dari jembatan Tutue Coih hingga ke masjid kondisi jalan memang sudah banyak yang bergelombang.
Jika tak segera ditangani, kata Dedy, akan sering memakan korban jiwa. Apalagi jalan tersebut tak jauh bersisian dengan rumah warga.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy