Lhokseumawe – Ratusan prajurit TNI diperiksa telepon seluler atau ponselnya usai apel pagi di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011 Lilawangsa, Banda Sakti, Lhokseumawe, Jumat, 21 Juni 2024.
Pemeriksaan ponsel mendadak dilakukan sesuai perintah Komandan Korem Lilawangsa Kolonel Ali Imran. Sebelumnya, Ali Imran menginstruksikan razia pengecekan telepon seluler para prajurit TNI di jajaran Korem Lilawangsa, untuk mencegah merebaknya judi online. Setiap ponsel prajurit diperiksa apakah di dalamnya terdapat aplikasi permainan judi online.
Ali Imran mengatakan, tujuan pemeriksaan itu juga untuk memelihara integritas prajurit TNI dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara.
“Saat ini bukan hanya darurat narkoba, namun maraknya judi online yang mengancam kehidupan manusia, baik di tengah masyarakat, kalangan instansi, TNI, bahkan para generasi muda ikut terancam,” ujar Ali Imran dikutip Sabtu, 22 Juni 2024.
Menurut Ali, permainan judi online tidak ada yang bisa membuat kaya. Malah sebaliknya, dapat merusak pola pikir diri sendiri, keluarga, ekonomi, bahkan dapat menghancurkan keharmonisan rumah tangga dan berdosa.
“Saya tahu, tidak semua prajurit berminat judi, tapi ada. Namun saat ini sudah tidak ada lagi, sudah paham bahwa itu dilarang karena dapat menghancurkan ekonomi keluarga, sehingga tadi saat diperiksa tidak ada yang ditemukan, saya ucapkan terima kasih,” ujar Ali.
Ke depan, kata dia, pemeriksaan secara rutin akan terus dilakukan. “Bukan hanya ini, ke depan tetap kita akan terus tegaskan, cek secara berkala, apabila ditemukan aplikasi tersebut di ponsel masing-masing prajurit, kita berikan teguran keras, apalagi sampai terlibat atau kedapatan bermain judi online.”
Pemeriksaan ponsel prajurit dilakukan para staf intel dan staf operasi Korem Lilawangsa. Turut hadir dalam pengawasan Kepala Staf Korem Letkol Inf Eko Wahyu Sugiarto, serta para kasi dan pasi.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy