Lhoksukon – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil alias Ayahwa, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) proaktif, berjiwa sosial, dan ringan tangan dalam membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.
Penegasan tersebut disampaikan Ayahwa dalam apel gabungan perdana pascabanjir bandang, yang digelar di Lapangan Landeng, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Senin, 5 Januari 2026.
Arahan itu sebagai bentuk tanggung jawab moral ASN dalam menghidupkan kembali semangat gotong royong. Terutama membantu membersihkan lumpur tebal yang hingga kini masih menyelimuti permukiman warga di sejumlah wilayah terdampak.
“ASN (PNS dan PPPK), harus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi, bukan semata-mata pelaksana administrasi pemerintahan,” kata Ayahwa, dilansir laman Pemkab Aceh Utara.
Dia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah turun langsung membantu warga yang masih berjuang memulihkan kondisi kehidupan pascabencana.
Ayahwa juga memerintahkan seluruh ASN bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Dia mengingatkan ASN tidak menyebarkan fitnah, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Terutama di tengah situasi bencana yang sensitif dan rawan disalahgunakan.
Di tengah musibah banjir yang melanda Aceh Utara, Ayahwa mendorong ASN memanfaatkan media sosial pribadi sebagai sarana penyebaran informasi edukatif dan bermanfaat. Seperti edukasi mitigasi bencana, imbauan kewaspadaan, serta publikasi langkah-langkah nyata yang telah dilakukan Pemkab Aceh Utara bersama seluruh elemen masyarakat.
Menurut Ayahwa, peran ASN sebagai corong informasi yang kredibel sangat penting agar masyarakat luas mengetahui kerja nyata pemerintah, serta semangat kebersamaan yang terbangun dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana.
Ayahwa menegaskan ASN harus memiliki kepekaan sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta hati nurani yang kuat. Terutama ketika daerah sedang berupaya bangkit dari keterpurukan akibat bencana alam pada akhir November 2025.
Ayahwa juga menginstruksikan seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) meningkatkan disiplin dan mengoptimalkan kinerja jajaran masing-masing. Langkah ini dinilai penting guna mempercepat pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan pascabencana.
Apel gabungan perdana tahun 2026 tersebut diikuti seluruh Kepala SKPK, para sekretaris, asisten dan staf ahli bupati, kepala bagian Setda, kepala bidang seluruh dinas, serta para camat di lingkungan Pemkab Aceh Utara.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy