Banda Aceh – Aceh mengalami inflasi bulanan atau month to month sebesar 1,60 persen pada Maret 2025 dibandingkan Februari, dengan kelompok pengeluaran tertinggi seperti perumahan dan air.
“Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan tertinggi adalah perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,29 persen,” kata Pejabat Fungsional Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS), Oriza Santifa, dalam konferensi pers virtual, Selasa, 8 April 2025.
Secara keseluruhan karena kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi cukup besar, dampaknya lebih dominan dibandingkan kelompok lainnya.
“Sehingga secara umum Provinsi Aceh mengalami inflasi,” jelas Oriza.
Pada Maret 2025, tambah dia, inflasi bulanan dipicu beberapa komoditas terutama oleh kenaikan tarif listrik, diikuti bawang merah, emas perhiasan, daging ayam ras, dan udang basah.
“Sementara itu, deflasi bulanan terutama didorong oleh penurunan harga pada beberapa komoditas diantaranya, cabai merah, cabai rawit, telur ayam ras, tomat, dan cabai hijau.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy