Takengon – Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah “menyerbu” sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menyusul berkembangnya isu kelangkaan harga BBM akibat perang Timur Tengah.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menyebut stok BBM di wilayah itu dalam kondisi aman.
“Dapat kami sampaikan kondisi saat ini terdapat kapal yang baru sandar membawa BBM untuk memenuhi kebutuhan menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Mustafa dalam sebuah video singkat melalui Instagram @kominfo_acehtengah, dikutip Line1.News, Rabu malam, 4 Maret 2026.
Mustafa menjelaskan kapal pengangkut BBM itu dikirim untuk daerah distribusi depot Lhokseumawe, termasuk di dalamnya wilayah Aceh Tengah.
Mustafa menegaskan stok berbagai jenis BBM di depot Pertamina hingga kini dalam kondisi aman menjelang lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M.
“Stok di depot saat ini, Pertamax ada 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter dan Solar 2.300.000 liter. Dengan demikian Insyaallah stok BBM dalam kondisi aman,” jelas dia.
Mustafa mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi setiap perkembangan yang terjadi.
“Diharapkan kepada masyarakat tidak perlu panic buying karena distribusi BBM ke Aceh Tengah akan dilakukan setiap hari,” katanya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy