Pascabanjir Aceh

Mualem: Penyakit Kulit dan Batuk Meningkat, Obat-Obatan Jadi Prioritas

Mualem rompi BPBA
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem saat menerima kedatangan 3 ton bantuan dari BSR, Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, mengatakan sejumlah kabupaten/kota terdampak banjir kini membutuhkan pelayanan kesehatan dan obat-obatan.

Daerah yang paling membutuhkan bantuan kesehatan, kata Mualem, meliputi Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, sebagian wilayah Langsa dan Bireuen.

“Ini saya rasa paling banyak membutuhkan obat-obatan, apalagi sekarang masyarakat kita sudah terdampak,” kata Mualem di Banda Aceh, Rabu malam, 10 Desember 2025.

Baca juga: Pemerintah Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 25 Desember

Dia menyebut berbagai penyakit mulai menyerang warga, terutama penyakit kulit, batuk, dan gatal-gatal, yang muncul akibat paparan air banjir dalam waktu lama. Kondisi ini membuat kebutuhan obat-obatan menjadi prioritas utama di lapangan.

“Masyarakat terdampak penyakit kulit, batuk, gatal-gatal dan lain sebagainya yang diakibatkan banjir,” ujar Mualem.

Mualem juga mengumumkan Aceh telah menerima bantuan kemanusiaan dari relawan Blue Sky Rescue (BSR) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Bantuan tersebut terdiri dari tiga ton barang, termasuk dua ton obat-obatan dan satu ton pakaian serta cokelat untuk anak-anak. Bantuan itu turut disertai kedatangan delapan tenaga medis terdiri dari dokter dan perawat.

“Kita, Alhamdulillah, sudah sampai bantuan dari Kuala Lumpur, yaitu 3 ton untuk kita bagi-bagikan ke beberapa kabupaten/kota bersama 8 dokter dan perawat,” jelasnya.

Pemerintah Aceh memastikan seluruh bantuan tersebut segera disalurkan ke daerah-daerah terdampak untuk mempercepat penanganan kondisi kesehatan masyarakat pascabanjir.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy