Sigli – Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Pidie merintis pilot project budidaya dan pengolahan nilam sebagai upaya awal mengembangkan sektor agribisnis berbasis akademik.
Rektor Unigha Doktor Heri Fajri mengungkapkan, program proyek itu bertujuan menguji teknik budidaya nilam yang lebih efektif, meningkatkan mutu minyaknya.
Selain itu, kata Heri, memberikan kesempatan bagi mahasiswa mempelajari dan mempraktikkan keterampilan bidang pertanian serta kewirausahaan.
“Melalui program ini, mahasiswa dapat memahami langsung proses budidaya, pengolahan, hingga pemasaran minyak nilam. Harapannya, lulusan UNIGHA memiliki keterampilan tambahan yang dapat diaplikasikan dalam dunia kerja,” ujar Heri dalam keterangan tertulis kepada Line1.News, Kamis, 27 Februari 2025.
Proyek nilam itu juga disebutnya bakal membuka peluang kerja sama dengan petani lokal, industri, dan institusi riset. Selain itu, proyek itu diharapkan dapat menjadi model pembelajaran berbasis praktik, memungkinkan mahasiswa mengaplikasikan teori ke dalam dunia nyata, terutama dalam bidang pertanian dan bisnis berbasis sumber daya lokal.
Dengan adanya proyek percontohan itu, sambung Heri, Unigha berharap dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Keberhasilan program ini juga berpotensi membuka peluang baru bagi Unigha dalam mendukung pengembangan keterampilan wirausaha serta meningkatkan perekonomian lokal,” ujarnya.
Jika proyek nilam itu menunjukkan hasil positif, Unigha berencana memperluas implementasinya dengan menggandeng petani dan sektor industri terkait.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy