Banda Aceh – Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) bakal menggelar seminar kebangsaan pada Sabtu, 29 Juni 2024. Seminar yang mengambil tema “Menemukan Pemimpin Ideal untuk Aceh” akan menghadirkan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf sebagai pemateri.
Ketua Tandfiziah HUDA Teungku Muhammad Yusuf A Wahab atau Tu Sop menyebutkan, NU seringkali memiliki pengaruh dalam pembentukan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
“Terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan agama, pendidikan, dan sosial. Pandangan dan fatwa dari ulama NU sering dijadikan rujukan oleh pemerintah dalam membuat keputusan,” ujar Tu Sop dalam keterangan tertulis yang dikutip Line1.News, Selasa, 25 Juni 2024.
Saat ini, kata Tu Sop, banyak tokoh NU yang aktif dalam pemerintahan, baik sebagai menteri, anggota parlemen, atau pejabat tinggi lainnya. “Misalnya, tokoh senior NU menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia, Menteri Agama dan jabatan lainnya,” ujarnya.
Hal itu, kata Tu Sop, sangat berbanding terbalik dengan kondisi di Aceh. Ulama dan agamawan sangat sedikit partisipasinya dalam pemerintahan.
“Bahkan sebagian orang ada yang menganggap partisipatif para ulama dalam politik dan pemerintahan tidak efektif dan suatu kesalahan yang tidak berjalan pada tempatnya,” ungkap Dewan Pembina Kaukus Wartawan Peduli Syari’at Islam (KWPSI) ini.
Karena itu, kata Tu Sop, HUDA mengundang PBNU untuk memberikan pemahaman, interpretasi dan penghayatan dalam seminar itu kepada kader-kader ulama dayah, pengurus wilayah 23 kabupaten kota dan pengurus kecamatan, “yang nantinya akan berkolaborasi dengan NU baik dalam pemerintahan, politik, sosial budaya dan sektor pendidikan.”
Sehingga, pungkas Tu Sop, HUDA ke depan dapat berperan sebagai penyeimbang dalam dinamika politik Aceh. “Dan memastikan bahwa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin tercermin dalam kebijakan dan tindakan pemerintah.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy