Polisi Bongkar Kasus Prostitusi di Hotel Jaksel

Ilustrasi eksploitasi perempuan
Ilustrasi eksploitasi perempuan. Foto: konde.co

Jakarta – Empat tersangka ditangkap saat polisi membongkar bisnis prostitusi online yang dilakukan di sebuah hotel di wilayah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel).

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru Kompol Nunu menjelaskan keempat orang yang ditangkap berperan sebagai admin hingga pengawal.

“Dua tersangka berperan sebagai admin yaitu RA alias A dan MRC alias B. Kemudian dua tersangka lainnya yaitu berperan sebagai pengantar atau pengawal, itu MR alias M dan R,” kata Nunu kepada wartawan, Rabu dikutip Senin, 27 Januari 2026 dari CNN Indonesia.

Polisi juga masih memburu satu orang lainnya yang berperan sebagai muncikari, yakni Rian Aditya Agustiawan alias Topak.

Nunu mengungkapkan ada dua orang yang menjadi korban dalam kasus ini, yakni AMD (17 tahun) dan MAL (19 tahun).

Para tersangka menjalankan aksinya dengan modus menawari korban sebuah pekerjaan yang kemudian disepakati. Pekerja yang direkrut harus melayani 70 orang untuk mendapatkan bayaran Rp3,5 juta.

Korban, kata dia, wajib melayani lelaki hidung belang 70 orang. “[Setelah itu] Baru korban dibayar Rp3,5 juta gaji,” tuturnya.

Pelayanan itu dilakukan tidak terbatas waktu sebulan atau dua bulan, sehari atau dua hari. “Yang jelas per 70 orang dibayar Rp3,5 juta,” imbuhnya.

Para korban dijajakan ke pria hidung belang lewat aplikasi Michat. Muncikari mematok tarif sebesar Rp250 ribu-Rp1 juta kepada para pelanggan.

“Sedangkan korban hanya dibayar Rp3,5 juta per 70 tamu. Jadi kita bisa hitung ya, sekitar Rp50 ribu untuk sekali dia melayani tamu,” ujarnya.

Para tersangka, tambah dia, turut mengancam korban sehingga mereka mau menerima pekerjaan itu meski mendapat gaji kecil.

Kini, para tersangka bakal dijerat pasal tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Jadi ancaman itu jeratan utang, makanya kami kenakan pasal UU TPPO, karena ada penjeratan utang di situ terhadap korban. Jadi korban dibeli dari agen yang satu kepada agen kedua ini, dibayar oleh agen yang ke satu untuk melayani di agen yang kedua ini.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy