Momen Wagub dan Ketua DPRA Ngopi Bareng Sebelum ‘Ribut’ Surat Plt Sekda

Momen pertemuan Dek Fad Zulfadhli sebelum polemik surat perintah plt Sekda Alhudri
Momen pertemuan Dek Fad Zulfadhli sebelum polemik surat perintah plt Sekda Alhudri. Foto: Tangkapan Layar TikTok

Banda Aceh – Sebelum “ribut” soal surat perintah tugas Alhudri sebagai Plt Sekda Aceh, Ketua DPRA Zulfadhli dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad sempat bertemu.

Keduanya bertemu sembari menikmati kopi dan bercanda dengan lepasnya. Momen pertemuan Abang Samalanga–sapaan akrab Zulfadhli–dan Dek Fad itu diunggah akun TikTok @teman.raji milik Anggota DPRA dari NasDem, Muhammad Raji Firdana.

“Pagi ini, sebelum berangkat ke Jakarta untuk melakukan kunjungan kerja. Kami ngopi bersama ketua DPR Aceh dan Wakil Gubernur Aceh,” tulis akun tersebut.

Dilihat Line1.News pada Selasa, 25 Februari 2025, keterangan di caption menyebutkan video itu diunggah enam hari lalu atau Rabu, 19 Februari 2025.

Baca juga: Ketua DPRA: Surat Perintah Plt Sekda Alhudri Permainan Dek Fad dan Bendahara Gerindra Aceh!

Kemungkinan, pertemuan Zulfadhli-Dek Fad juga terjadi di hari yang sama atau hari sebelumnya. Sebab, merujuk pada ‘kunjungan kerja’ yang dituliskan akun itu, pada Kamis, 20 Februari 2025, rombongan Komisi I DPRA–termasuk Raji Firdana–diterima di Kemenpan RB untuk berkonsultasi terkait tenaga honorer tidak lulus PPPK.

Adapun pada Rabu pagi, Dek Fadh menyerahkan surat penunjukkan Alhudri oleh Gubernur Muzakir Manaf atau Mualem.

Tampak di dalam video di akun TikTok @teman.raji, Zulfadhli yang mengenakan jaket hitam dan kupluk berdiri menyambut kedatangan Dek Fad bersama beberapa orang di sebuah ruangan. Salah seorang di antaranya, Ketua Fraksi Gerindra DPRA Abdurrahman Ahmad.

Zulfadhli dan Dek Fad bersalaman sebelum duduk di sofa. Lalu, Zulfadhli duduk sekursi dengan Raji, berhadap-hadapan dengan Dek Fad. Mereka kemudian berbincang-bincang sambil berguyon dengan rileksnya.

Baca juga: Dosen Hukum Tata Negara Unimal: Plt Sekda Ditunjuk Mendagri Jika Terjadi Kekosongan Jabatan

Sebelumnya, di Rapat Paripurna DPRA pada Jumat malam, 21 Februari 2025, Ketua DPR Aceh Zulfadhli menyebutkan surat perintah pelaksana tugas nomor PEG.821.22/13/2025 untuk Alhudri sebagai Plt Sekda Aceh, merupakan permainan Dek Fad dan Bendahara Gerindra Aceh Teuku Irsyadi.

Usai paripurna, tudingan itu dibantah Gerindra. Abdurrahman Ahmad mengatakan apabila terdapat kekeliruan di dalam surat tersebut, merupakan ranah eksekutif untuk memperbaikinya.

Dia menilai apa yang dilakukan Zulfadhli di sidang paripurna adalah tindakan kurang beretika. Abdurrahman juga menyayangkan ucapan Zulfadhli akan menurunkan Mualem-Dek Fad.

Baca juga: Fraksi Gerindra Tanggapi Pernyataan Ketua DPRA Terkait Polemik Surat Plt Sekda Alhudri

Di luar “ketegangan” itu, dua hari terakhir beredar foto Dek Fad dan Zulfadhli bersalaman. Di foto yang disebut berasal dari dokumen Tim Mualem-Dek Fad itu, keduanya tampak melakukan salam komando. Dek Fad mengenakan seragam ASN sedangkan Zulfadhli memakai kemeja putih.

Sudah “rujukkah” keduanya? Melansir AJNN.net, keduanya dipertemukan oleh Sekretaris Partai Aceh Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak pada Senin, 24 Februari 2025.

“Saya senang keduanya kompak, mengedepankan semangat membangun Aceh. Tidak ada permusuhan lagi, sekarang fokus pada kerja bangun Aceh,” ujar Abu Razak.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy