Banda Aceh – Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia atau Kormi Aceh, M Nasir bertekad organisasi tersebut harus berkembang, bukan hanya untuk membangun olahraga nasional, tapi juga mendorong masyarakat Aceh giat berolahraga, dari usia dini hingga orang dewasa.
Sebab, kata Nasir, dari perbincangan dirinya dengan Ketua Umum Kormi Nasional Hayono Isman, hanya 5,4 persen orang yang bugar dari total penduduk Indonesia berdasarkan statistik 2023, Sedangkan yang berolahraga empat kali dalam seminggu hanya 30 persen.
“Yang olahraga saja belum tentu bugar, apalagi yang tidak berolahraga. Ini menjadi indikator kebutuhan bagi Kormi Aceh untuk merencanakan banyak kegiatan, yang sifatnya mendorong masyarakat Aceh untuk berolahraga,” ujar Nasir usai melantik para pengurus Kormi 18 kabupaten kota pada Jumat malam, 29 November 2024, di Banda Aceh.
Karena itu, ia meminta Kormi kabupaten kota dapat menyusun rencana kerja Kormi Aceh 2025. Nasir juga mengingatkan tahun depan ada agenda Festival Olahraga Masyarakat Nasional atau Fornas di Nusa Tenggara Barat. “Kita harus punya target, yang kita rumuskan secara bersama-bersama,” ujarnya.
Sementara Hayono Isman mengapresiasi langkah cepat Kormi Aceh membentuk kepengurusan di kabupaten kota. Hal itu menjadi salah satu indikator keseriusan Kormi Aceh untuk membangkitkan olahraga masyarakat di Aceh. “Baru di bulan lima lalu saya melantik Kormi Aceh dan di bulan 11 ini sudah dilantik Kormi Kabupaten kota di seluruh Aceh. Luar biasa, langkah yang cepat,” puji Hayono.
Dia mengingatkan ada agenda besar yang mesti ditopang Kormi yaitu Indonesia emas 2045 dan Aceh emas 2045. Agenda itu tidak akan mungkin tercapai tanpa adanya Sumber Daya Masyarakat yang unggul, salah satunya bugar dan sehat.
“Tidak mungkin orang bugar tanpa berolahraga, inilah pentingnya induk-induk olahraga yang terhimpun di Kormi. Mendorong giat olahraga dari usia dini, dan dipertahankan sampai usia 40 tahun ke atas,” ujar Hayono.
Ia juga meminta agar dalam rapat kerja Kormi Aceh harus bisa merumuskan langkah-langkah strategis, salah satunya adalah kolaborasi antara Kormi kabupaten kota dengan berbagai pihak.
Adapun para Ketua Umum Kormi kabupaten kota yang dilantik di antaranya, Saifuddin (Pidie Jaya), Muhammad Ridha (Pidie), Ibnu Hajar (Aceh Utara), Damanhur Abbas (Lhokseumawe), Zulfi Purnawati (Sabang), Khalisuddin (Aceh Tengah), Anwar Rasyid (Aceh Besar), Safriyantoni (Aceh Jaya), Syuhelmy (Simeulue), Faisal Fadli (Gayo Lues), Mirsal (Aceh Barat), Fariky (Nagan Raya), Syahril (Aceh Timur), Sadra Munawar (Bener Meriah), Multazam Abu Bakar (Bireuen), Boya Andika (Aceh Selatan), Saiban Gafar (Subulussalam), dan Reza Karmili (Banda Aceh).[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy