Banda Aceh – Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Masyarakat Indonesia atau Korminas Hayono Isman menyebutkan triliunan anggaran negara untuk penyakit jantung, padahal bisa dicegah dengan olahraga.
“Dua puluh satu triliun anggaran negara dikeluarkan untuk penyakit jantung, padahal bisa dicegah dengan olahraga. Dan berbagai penyakit lainnya bisa dicegah dengan olahraga, sehingga membuat masyarakat bugar,” ujar Hayono saat melantik pengurus Kormi Aceh masa bakti 2024-2028 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Minggu malam, 21 Juli 2024.
Karena itu, bekas Menteri Pemuda dan Olahraga periode 1993-1998 ini mengingatkan salah satu tugas utama KORMI adalah membugarkan masyarakat. “Itu sasaran kita,” ujar Hayono.
Dia juga berpesan Kormi Aceh menyiapkan diri menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Tradisional VIII tahun depan di Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, Ketum Kormi Aceh M Nasir Syamaun mengatakan akan terus mendorong masyarakat Aceh aktif berolahraga melalui berbagai program yang telah disiapkan.
“Memastikan semua kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda, remaja hingga orang tua untuk giat berolahraga. Baik melalui olahraga prestasi, kreasi, atau olahraga olahraga lain yang diciptakan untuk kebugaran,” ujar Nasir.
Sebagai ketum baru, kata Nasir, ia memiliki beban organisasi yang harus dilaksanakan segera yaitu membangun Kormi di kabupaten kota. Hingga kini, baru ada tujuh Kormi kabupaten kota. “Insya Allah dalam tahun pertama masa jabatan, kami akan menuntaskan pembentukan Kormi di 23 kabupaten kota se-Aceh.”
Para pengurus Kormi Aceh yang dilantik merupakan hasil Musyawarah Provinsi Luar Biasa pada 9 Mei lalu, yang menetapkan secara aklamasi Nasir Syamaun sebagai ketum untuk masa bakti empat tahun ke depan. Turut hadir pada pelantikan itu Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Azwardi.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy