Jantho, Line1.News – Semangat “menjemput asa” sedang membara di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Gampong seluas 66 hektare ini membuktikan bahwa manajemen Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang sehat mampu mengubah wajah ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah menjadi mandiri dan berdaya saing.
Keberhasilan BUMG “Maju Sejahtera” kini menjadi magnet perhatian. Hal ini dibuktikan dengan turunnya tim dari Kementerian Desa (Kemendesa) PDT dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Besar untuk melakukan pembinaan langsung sekaligus menjadikan gampong ini sebagai percontohan, Rabu, 29 April 2026.
Tiga Pilar Kekuatan Ekonomi Leu Ue
Transformasi ekonomi di gampong yang dihuni oleh 647 kepala keluarga ini ditopang oleh tiga unit usaha utama yang dikelola secara profesional:
1. Penggemukan Sapi: Memanfaatkan alokasi 20% Dana Desa tahun 2025 untuk sektor ketahanan pangan produktif.
2. Simpan Pinjam Perempuan: Menjadi primadona dengan pengelolaan modal mencapai Rp80 juta. Hebatnya, tingkat pengembalian warga sangat disiplin hingga menyentuh angka 98%.
3. Pasar Mini: Pusat perputaran ekonomi harian yang memastikan kebutuhan warga terpenuhi sekaligus menggerakkan omzet desa.
Dukungan Program Nasional
Tenaga Ahli P3MD Kemendesa PDT Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan, mengaku terkesan dengan kondisi riil di lapangan. Ia menyebut potensi Leu Ue sangat luar biasa untuk terus dikembangkan lebih jauh.
“Kehadiran program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan menjadi mitra strategis BUMG di sini untuk meningkatkan sumber daya gampong,” ujar Zulfahmi, dilansir laman Pemkab Aceh Besar pada Jumat (1/5). Ia juga mendorong agar dilakukan pemeringkatan BUMG agar ke depannya mampu menggalang kemitraan modal yang lebih luas.
Sinergi dan Kerja Keras Kolektif
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Ekonomi DPMG Aceh Besar, Ikhsan, menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendampingi kemajuan BUMG Maju Sejahtera. Senada dengan itu, Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar, A. Basir A. Jalil bersama Ermiza, memastikan pengawalan aktif mulai dari mediasi hingga fasilitasi pengembangan usaha.
Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, menyampaikan pencapaian ini adalah hasil kekompakan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah gampong.
“Kehadiran Tim Ahli dari Kemendes dan DPMG menjadi semangat baru bagi warga Leu Ue dalam menjemput asa. Kami berterima kasih atas perhatian besar terhadap kemajuan ekonomi warga kami,” pungkas Yusri.
Dengan sinergi yang kuat antara pusat, daerah, dan masyarakat, BUMG Maju Sejahtera kini menatap target lebih tinggi: menjadi model pemberdayaan ekonomi gampong yang berkelanjutan di seluruh Aceh Besar.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy