Medan – Berdasarkan informasi dari situs Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG), terdapat empat fenomena gerhana yang akan terjadi di tahun 2024 ini. Salah satunya adalah Gerhana Matahari Total (GMT) yang dipastikan akan terjadi pada 8 April 2024.
Namun, sayangnya peristiwa Gerhana Matahari Total pada tahun ini tidak dapat diamati di wilayah ekuator dan belahan bumi selatan, termasuk Indonesia. Meski begitu, perlu detikers ketahui bahwa kejadian Gerhana Matahari Total 2024 sangat spesial.

Pasalnya, bersamaan dengan kejadian Gerhana Matahari Total 2024 akan ada kemunculan komet setan atau 12P/Pons-Brooks. Lantas, apa itu komet setan? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Asal Usul Komet Setan

Mengutip dari situs resmi European Space Agency (ESA), komet setan dikenal dengan nama resmi 12P/Pons-Brooks yang berkaitan dengan asal usul penemuannya. Kemunculan komet setan pertama kali diabadikan oleh astronom asal Prancis, Jean-Louis Pons pada 12 Juli 1812.

Selanjutnya, astronom Inggris-Amerika William R. Brooks kembali menemukan penampakan komet setan 71 kemudian, tepatnya pada 2 September 1883. Oleh karena itu, komet setan secara internasional dikenal sebagai 12P/Pons-Brooks yang menyandang nama kedua astronom.

Karakteristik Komet Setan

Masih melansir situs ESA, 12P/Pons-Brooks merupakan jenis komet tipe halley dengan periode orbit sekitar 71 tahun. Bentuknya yang menyerupai tanduk setan membuat 12P/Pons-Brooks mendapatkan julukan sebagai komet bertanduk atau komet setan.

Sama seperti komet lainnya, 12P/Pons-Brooks terdiri dari es, debu, dan material berbatu. Ketika mendekati Matahari, panas menyebabkan es di dalam komet berubah dari padat menjadi gas.

Jadwal Kemunculan Komet Setan

Visibilitas 12P/Pons-Brooks sangat bervariasi. Ketika sangat aktif dan dekat dengan Bumi, komet setan bisa tampak sangat terang. Sementara itu, di lain waktu hanya terlihat samar-samar.

Kemunculan komet setan diprediksi akan terjadi bersamaan dengan Gerhana Matahari Total 2024 yakni pada 8 April 2024. Namun, dikutip dari situs ESA komet akan melakukan pendekatan terdekatnya dengan bumi pada Juni 2024.

Komet akan terlihat di langit gelap yang cerah di atas cakrawala barat setelah waktu senja. Untuk menyaksikannya, detikers bisa mengamati menggunakan teropong atau teleskop kecil karena kecerahannya tidak dapat diprediksi.

Setelah terlihat di tahun ini, Komet 12P/Pons-Brooks diprediksi baru akan kembali terlihat pada tahun 2095. Oleh karena itu, penampakan komet setan ini sangat dinantikan para astrophile.

Demikian informasi mengenai komet setan di Gerhana Matahari Total 2024. Meski tidak dapat disaksikan di Indonesia, detikers bisa menantikan penampakannya melalui live streaming di berbagai platform internet.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *