Ketika Taliban Menutup Muka Manekin

Manekin ditutupi kain di sebuah pasar di Afganistan. Foto: akhbaar24.com
Manekin ditutupi kain di sebuah pasar di Afganistan. Foto: akhbaar24.com

Kabul – Di gerai-gerai pakaian di Kabul, ibu kota Afghanistan, Taliban melarang penjual menampilkan muka manekin yang memamerkan gaun dan pakaian wanita lainnya.

Manekin berwajah perempuan ditutupi dengan kantong plastik atau pita perekat. Di sebuah pusat perbelanjaan di lingkungan Shahr-e-No di pusat kota Kabul, wajah manekin pria ditutupi aluminium foil. Sedangkan manekin berwajah anak-anak dibungkus kantong plastik.

Wajah manekin yang memamerkan pakaian pria ditutupi kertas aluminium foil.
Wajah manekin yang memamerkan pakaian pria ditutupi kertas aluminium foil.

Setelah merebut kembali kekuasaan pada Agustus 2021, Taliban memberlakukan penutup wajah di bagian depan pusat kecantikan, tempat pangkas rambut, atau papan reklame dengan cat.

Taliban juga melarang penampakan wajah manusia dalam bentuk boneka maupun patung seperti manekin.

Seorang pedagang mengatakan Kementerian Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan Taliban meminta mereka menutupi wajah figur manekin yang dipajang. Kebijakan ini diakui pedagang membuat manekin terlihat sangat jelek tapi tak berimbas pada penjualan pakaian.

Muka manekin peraga gaun wanita juga ditutupi dengan aluminium foil.
Muka manekin peraga gaun wanita ditutupi dengan aluminium foil.

Ironisnya, beberapa manekin–yang wajahnya ditutupi– menampilkan model gaun telanjang bahu dan lengan, serta memperlihatkan bagian leher dengan jelas. Kemungkinan, kata penjual itu, lengan dan leher yang tampak itu akan ditutupi juga dengan plastik.

Penjual lain mengatakan bahwa petugas kementerian datang tiga kali sehari untuk memastikan wajah boneka-boneka itu tertutup dengan baik. Jika manekin tidak ditutupi, kata dia, petugas akan memotong-motong boneka itu dengan gergaji.

Di Herat, bagian barat Afganistan, pemenggalan kepala boneka dengan gergaji mesin dimulai pada Januari 2022. Saat ini, larangan antropomorfisasi–mengaitkan karakteristik manusia pada benda bukan manusia–berlaku di seluruh Afghanistan.

Manekin peraga pakaian tradisional wanita afgan juga ditutupi aluminium foil.
Manekin peraga pakaian tradisional wanita afgan juga ditutupi aluminium foil.

Namun, kebijakan itu tak membuat suasana di pasar-pasar Afganistan menjadi tegang.

Seorang pemilik toko seraya bercanda mengatakan di beberapa tempat, penggerebekan yang dilakukan petugas terjadi rutin di hari yang sama.

“Sehingga penjual menutupi bagian depan boneka dan kemudian membukanya kembali [setelah petugas pergi],” ujarnya.

Dia menggambarkan apa yang dilakukan Taliban era 2021 berbeda dengan rezim periode pertama. Menurutnya, saat berkuasa pada 1990-an, Taliban memberlakukan aturan dan larangan yang lebih ketat dibandingkan sekarang.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy