Karang Baru – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan setiap unit hunian sementara (Huntara) 2 di Aceh Tamiang dilengkapi atap yang dilapisi aluminium foil sebagai material peredam cuaca panas.
Lapisan tersebut, kata dia, memantulkan radiasi matahari sehingga suhu di dalam hunian tetap lebih sejuk, khususnya pada siang hari.
“Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar warga bisa beribadah Ramadan dengan lebih aman dan tenang,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026, dilansir Antara.
Pemasangan aluminium foil itu juga disebut sebagai bagian dari upaya meredam tekanan psikologis warga yang selama ini tinggal di tenda pengungsian.
Hunian yang lebih sejuk diharapkan memberi ruang istirahat lebih layak, terutama bagi anak-anak, lansia, dan keluarga yang bersiap menjalani ibadah puasa.
Dody mengatakan pembangunan Huntara 2 terus dipercepat agar masyarakat tidak lagi tinggal di tenda.
Lihat: [Foto Udara] Pembangunan 500 Unit Huntara di Bekas Kebun Sawit PTPN Langsa
Huntara 2 dibangun dengan konsep hunian sementara modular di kawasan Karang Baru, di atas lahan seluas 13.248 meter persegi. Total luas bangunan 3.780 meter persegi, terdiri atas 13 blok hunian dan satu musala.
Hunian itu diperuntukkan bagi 156 kepala keluarga atau sekitar 624 jiwa, dengan dukungan 78 toilet dan 78 kamar mandi. Pembangunannya ditargetkan selesai sebelum puasa atau paling lambat pertengahan Februari 2026.
Pemilihan lokasi Huntara 2 di tengah kota Kabupaten Aceh Tamiang dinilai lebih tertata dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah agar lingkungan hunian sementara dapat mendukung aktivitas warga.
Di luar Aceh Tamiang, Kementerian PU juga mempercepat penanganan di wilayah terdampak lainnya di Aceh. Di Bener Meriah, progres pembangunan telah mencapai 5,32 persen, sementara di Pidie Jaya dan Aceh Utara saat ini masih dilakukan survei lokasi sebagai tahap awal pembangunan Huntara.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy