Puasa sunah adalah salah satu ibadah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini tidak hanya dilakukan dalam rangka menahan nafsu, tetapi juga memiliki banyak keutamaan lain.
Banyak puasa sunah yang dapat dilaksanakan umat Islam sebagai bentuk ketaatan atas perintah dan anjuran Rasulullah SAW.
Melansir NU Online, pada September 2025 ini ada dua puasa sunah yang dapat dilaksanakan umat Muslim, yaitu puasa sunah hari Senin dan Kamis, serta Ayyamul Bidh.
Puasa Senin-Kamis
Puasa pada Senin dan Kamis mempunyai sejumlah keutamaan. Ustaz Muhammad Abror dalam artikel berjudul Tata Cara Puasa Senin-Kamis: Niat, Waktu, dan Keutamaannya, mengungkapkan berbagai sisi fadilahnya.
Puasa pada Senin dapat dilaksanakan umat Muslim mulai Senin, 1 September 2025 lalu. Adapun keutamaan dari puasa Senin dan Kamis adalah sebagai berikut:
Puasa yang selalu dilakukan oleh Rasulullah. Disampaikan oleh Siti ‘Aisyah radhiyallu ‘anha, bahwa Nabi senantiasa puasa Senin dan Kamis. “Nabi ﷺ selalu menjaga puasa Senin dan Kamis” (HR Tirmidzi dan Ahmad).
Hari di mana amal manusia akan disetorkan. Oleh sebab itu, menjalankan ibadah puasa sunah pada Senin dan Kamis menjadi suatu amal kebaikan jika amal seorang Muslim dilaporkan dalam keadaan berpuasa.
Rasulullah SAW bersabda, “Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa” (HR Tirmidzi).
Pintu surga dibuka pada Senin dan Kamis. Hal ini sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW. “Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan.” (HR Muslim, No. 4652).
Khusus hari Senin, merupakan hari lahir sekaligus hari wafat Rasulullah SAW. Saat ditanya alasan di balik berpuasa di hari tersebut, Nabi menjawab bahwa hari itu merupakan waktu kelahirannya dan saat kali pertama menerima wahyu.
Puasa Ayyamul Bidh
Selain puasa Senin dan Kamis, puasa sunah yang dapat dilaksanakan umat Muslim setiap bulannya adalah puasa Ayyamul Bidh. Puasa ini juga memiliki sejumlah keutamaan.
Hal ini sebagaimana ditulis Ustaz Ahmad Muntaha dalam artikelnya berjudul Tata Cara Puasa Ayyamul Bidl: Hukum, Keutamaan, dan Niat.
Ayyamul Bidh berarti hari-hari cerah, yaitu hari yang malamnya disinari bulan purnama. Hari-hari tersebut jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Ibnu Abbas, puasa di Ayyamul Bidh dihukumi sunnah muakkad, sebuah amalan yang sangat dianjurkan.
“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian’.” (HR an-Nasa’i dengan sanad hasan).
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni seperti puasa sepanjang tahun bagi yang dapat melaksanakannya selama tiga hari.
Hal tersebut sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan Abudzar ra. Disebutkannya, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Siapa saja yang berpuasa tiga hari dari setiap bulan, maka puasa tersebut seperti puasa sepanjang tahun. Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut: ‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi. Ia berkata: “Hadits ini hasan.” Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra).
Hal demikian sebagaimana termaktub dalam kitab I’anatut Thalibin.
Berikut jadwal puasa sunah pada September 2025:
1. Senin, 1 September 2025/8 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Senin
2. Kamis, 4 September 2025/11 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Kamis
3. Sabtu, 6 September 2025/13 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Ayyamul Bidh
4. Ahad, 7 September 2025/14 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Ayyamul Bidh
5. Senin, 8 September 2025/15 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Senin sekaligus Ayyamul Bidh
6. Kamis, 11 September 2025/18 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Kamis
7. Senin, 15 September 2025/22 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Senin
8. Kamis, 18 September 2025/25 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Kamis
9. Senin, 22 September 2025/29 Rabiul Awwal 1447 – Puasa Sunah Senin
10. Kamis, 25 September 2025/3 Rabiul Akhir 1447 – Puasa Sunah Kamis
11. Senin, 29 September 2025/7 Rabiul Akhir 1447 – Puasa Sunah Senin.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy