Jakarta – Senator Sudirman Haji Uma menekankan berbagai potensi investasi di sektor migas Aceh baik di darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore) harus dirasakan manfaatnya dan dapat menyejahterakan rakyat Aceh.
Hal itu disampaikan Anggota DPD RI asal Aceh itu saat menjadi pemateri di Simposium Nasional Mahasiswa Aceh 2025-Road Map Tantangan Pembangunan Aceh Masa Depan, di Ballroom Mess Aceh, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2025.
Menurut Haji Uma, selain cadangan migas yang besar, Aceh memiliki blok terbanyak di Indonesia, di antaranya North Sumatra Offshore dan Andaman. Selain itu, Aceh juga memiliki infrastruktur migas yang mendukung, misalnya, fasilitas eks LNG Arun dan lainnya.
Adanya Undang-Undang Pemerintah Aceh sebagai salah satu landasan hukum sektor migas dengan bagi hasil dengan pemerintah pusat, tambah Haji Uma, menjadi potensi bagi pendapatan daerah untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan rakyat.
Namun, ia juga menyoroti berbagai tantangan sebagai catatan yang harus ditangani, seperti akselerasi regulasi yang berpihak pada optimalisasi sumber daya migas bagi kesejahteraan masyarakat, optimalisasi peran BPMA dan peningkatan iklim investasi.
Baca juga: Dek Fad Pastikan Pengelolaan SDA Aceh Berjalan Adil dan Transparan
Di akhir penyampaiannya, Haji Uma juga kembali memberi penekanan bagi aspek keadilan sosial dari setiap investasi sektor migas, harus memberi manfaat bagi pembangunan berkelanjutan dan kesehatannya masyarakat.
“Berbagai investasi yang mengeksplorasi kekayaan alam Aceh harus bisa dirasakan manfaatnya dan menyejahterakan rakyat Aceh sendiri. Jangan sampai Aceh jadi lumbung energi tapi tanpa bisa merasakan manfaat dari sumber daya alam kita sendiri.”
Selain Haji Uma, hadir juga Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad dan narasumber antara lain Sekjen SKK Migas Luky A Yusgiantoro, Direktur PT PEMA 2023-2024 Ali Mulyagusdin, Kabid Minyak dan Gas Bumi Aceh Dian Budi Darma, Analis Ekonomi Indonesia Salamuddin Daeng, dan Activism Milenial Collaboration Indonesia Akmal Fahmi.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy