Garuda Indonesia Pastikan Rute Pemulangan Jemaah Haji Aceh Tak Lewati Negara Konflik

GM Garuda Indonesia Aceh Nano Setiawan
General Maneger Garuda Indonesia Aceh Nano Setiawan. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – General Manager Garuda Indonesia Perwakilan Aceh, Nano Setiawan, memastikan rute penerbangan pemulangan jemaah haji Aceh dari Madinah tidak melawati negara konflik Iran dan Israel.

“Tidak ada (perubahan rute), penerbangan masih sama,” kata Nano Setiawan kepada wartawan di Asrama Haji Banda Aceh, Jumat, 27 Juni 2025.

Nano menjelaskan maskapai telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk mitigasi termasuk persiapan sebelum terbang. Mulai dari kesiapan pesawat hingga rute penerbangan.

“Faktor keamanan dan keselamatan penumpang dan awak pesawat jadi prioritas kami,” kata dia.

Jemaah haji Aceh kloter pertama akan diberangkatkan dari Bandara Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Arab Saudi dan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Sabtu, 28 Juni 2025, sekira pukul 07.00 Waktu Aceh.

Nano berharap jemaah haji Aceh tidak membawa barang berlebihan, seperti air zam-zam dalam koper bagasi. Otoritas bandara setempat akan menyita jika ditemukan barang bawaan jemaah berlebihan.

“Kita imbau jemaah bawa barang yang diperlukan saja, jangan berlebih. Jangan nanti terkendala saat kepulangan,” ucap Nano.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Azhari berharap proses pemulangan 12 kloter jemaah haji Aceh berjalan lancar dan tiba di Tanah Air tepat waktu.

“Kita berharap seluruh jemaah haji tiba di Tanah Air tepat waktu serta menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” kata Azhari.[]

 

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy