Banda Aceh — Dua regu dari Universitas Syiah Kuala (USK) meraih juara satu dan dua Marketing Competition 2025 mengusung tema ‘Aneuk Aceh Berani’.
Kompetisi tersebut digelar Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Aceh dan Pertamina Patra Niaga Regional Aceh.
Awalnya, ada 74 regu dengan total 167 mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh mendaftarkan diri mengiktui kompetisi itu. Setelah melalui tahapan seleksi ketat, regu Exsosev dan Solaris dari USK meraih juara satu dan dua. Sedangkan Regu Doa Restu Mama dari Politeknik menempati posisi ketiga.
Acara penutupan kegiatan berlangsung pada Rabu, 19 Juni 2025, di Aula Pertamina Patra Niaga Banda Aceh.
SBM 1 Fuel Pertamina Patra Niaga Muhammad Yoga Prabowo mengatakan kompetisi itu dirancang sebagai platform strategis bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam pengembangan strategi pemasaran produk-produk energi bersih.
“Marketing Competition 2025 bertujuan untuk menggali ide-ide inovatif dalam pemasaran produk energi seperti Booster Pertamax Series, Bright Challenge, inovasi pengelolaan lingkungan, dan pemanfaatan digitalisasi layanan,” ujar Yoga dalam keterangan tertulis kepada Line1.News, Senin, 23 Juni 2025.
Kegiatan tersebut, tambah dia, juga untuk memperkuat pendekatan edukatif dan partisipatif dalam menyosialisasikan pentingnya penggunaan energi ramah lingkungan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan ini bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap keterlibatan generasi muda dalam pembangunan sektor energi. Kami melihat gagasan dan inovasi dari kompetisi ini sebagai langkah awal memperkuat aspek layanan energi serta motivasi mewujudkan ketahanan energi nasional.”
Penanggung jawab kegiatan Muhammad Alwan mengatakan kompetisi itu merupakan ruang kolaborasi ide dan gagasan anak muda bertumbuh dan bersatu demi kemajuan bangsa.
“Aneuk Aceh Berani adalah bukti bahwa generasi muda Aceh siap menjadi garda terdepan dalam transformasi energi Indonesia,” tutur staf DEM Aceh tersebut.
Dia menilai kegiatan seperti itu harus terus digelar secara konsisten dan berkelanjutan.
“Dengan melibatkan pemuda dalam sektor energi, kita tidak hanya membentuk konsumen energi yang cerdas, tetapi juga mencetak pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia menuju kemandirian dan keadilan energi.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy