Lhoksukon – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Aceh Utara, menyalurkan bantuan masa panik kepada para korban banjir di Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, dan Pirak Timu, Selasa, 8 Oktober 2024.
Isi bantuan untuk penyintas bencana banjir di Matangkuli berupa 400 kilogram beras, 30 paket family kits, 20 lembar tenda gulung, 40 lembar selimut, dan 4 dus minyak goreng (48 liter). Penyaluran bantuan masa panik kepada masyarakat dampak banjir itu berlangsung di titik pengungsian Kecamatan Matangkuli.
“Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi selama masa evakuasi,” ujar Kepala Dinsos PPPA Aceh Utara, Iskandar, yang memimpin penyaluran bantuan tersebut.
Baca Juga: Banjir Landa 21 Desa di Aceh Utara, 702 Rumah Terendam
Menurut Iskandar, Pemerintah Aceh Utara terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. “Mengingat potensi banjir susulan masih mungkin terjadi jika curah hujan tinggi berlanjut.”
Sebelumnya, banjir besar akibat hujan deras dan luapan Krueng Keureutoe merendam Kecamatan Matangkuli, Tanah Luas, dan Pirak Timu.
Baca Juga: Tiga Desa di Tanah Luas Terendam Banjir, Sekdes Rayeuk Kuta: Tidak Ada Tanggul Sungai
Akibatnya, ribuan warga harus mengungsi dan beberapa akses jalan tidak bisa dilalui. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam bencana yang terjadi pada pukul 09.00 WIB tersebut.
Tim Siaga Bencana Aceh Utara juga bergerak cepat mengevakuasi warga yang terdampak ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan.
Baca Juga: Proyek Rehabilitasi Irigasi Krueng Pase Lamban, Ribuan Petani Terancam Hilang Pendapatan
Di Matangkuli, 22 desa terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Sebanyak 1.128 keluarga atau 4.389 jiwa terpaksa mengungsi. Sementara di Tanah Luas, tiga desa terendam banjir dan 65 keluarga KK atau 160 jiwa harus mengungsi. Sedangkan di Pirak Timu ada 15 desa yang terendam dan 117 keluarga atau 3.677 jiwa mengungsi.
Hingga Selasa, 8 Oktober 2024, para pengungsi ditempatkan di beberapa lokasi. Di antaranya, Meunasah Gampong Tanjong Tgk Ali, Posko Gampong Hagu, Gedung Pengungsian Gampong Lawang, Gedung Pengungsian Gampong Tgk Haji Muda, Meunasah Gampong Tumpok Barat, Meunasah Gampong Alue Thoe, dan Meunasah Gampong Pante Pirak.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy